LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe merencanakan menyewa mobil selama enam bulan untuk operasional wali kota dan wakil wali kota periode 2025-2030 setelah pelantikan. Dana sewa mobil wali kota-wakil wali kota definitif itu sudah dianggarkan dalam Rancangan Qanun APBK Lhokseumawe tahun 2025.
Raqan tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) 2025 itu telah disetujui Dewan Perwakilan Rakyat Kota Lhokseumawe dan Pj. Wali Kota dalam rapat paripurna di gedung dewan pada Jumat, 29 November 2024.
Setelah Raqan APBK Lhokseumawe 2025 dievaluasi oleh Gubernur Aceh, dan ditindaklanjuti hasil evaluasi itu, baru ditetapkan menjadi Qanun Kota Lhokseumawe tentang APBK 2025 dan Peraturan Wali Kota Lhokseumawe tentang Penjabaran APBK 2025.
Baca juga: Pemko Lhokseumawe dan DPRK Sepakati RAPBK 2025 Rp833 Milliar
Informasi diperoleh portalsatu.com/, dalam Raqan APBK murni 2025, Pemko Lhokseumawe tidak menganggarkan pengadaan mobil dinas wali kota-wakil wali kota definitif, tapi dialokasikan dana sewa kendaraan operasional.
Berapa alokasi dana sewa kendaraan operasional wali kota dan wakil wali kota definitif yang dianggarkan Pemko Lhokseumawe dalam Raqan APBK 2025?
“Kendaraan dinas KDH WKDH (kepala daerah dan wakil kepala daerah) disepakati nanti dianggarkan oleh wali kota definitif (dalam Perubahan APBK 2025 atau tahun berikutnya). Dan untuk awal tahun (2025) dianggarkan sekitar 480 juta (rupiah) untuk 6 bulan (sewa mobil), untuk wali kota, wakil, dan ibu,” kata Plt. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Lhokseumawe, Muhammad Ridhwan, S.E., M.Si., menjawab portalsatu.com/ via Whatsapp, Jumat, 27 Desember 2024.
Pengadaan Mobil Tahun 2024
Dilihat portalsatu.com/, dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) Setda Lhokseumawe tahun anggaran 2024, terdapat empat paket pengadaan mobil.
Paket pertama, mobil Hiace empat unit, total pagu Rp2.295.200.000. Paket kedua, pengadaan Hilux Double Cabin satu unit, spesifikasi pekerjaan 2.4 G (4×4) DSL M/T, pagu Rp460,6 juta sumber dana APBD. Paket ketiga, pengadaan Hilux Double Cabin satu unit, spesifikasi pekerjaan dan pagunya juga Rp460,6 juta, tapi sumber anggaran APBDP. Paket keempat, Toyota Kijang Innova satu unit, pagu Rp415 juta.
Total pagu empat paket pengadaan tujuh mobil itu Rp3,63 miliar lebih. Semua pengadaan mobil itu menggunakan metode pemilihan e-purchasing.
Kepala Bagian Umum Setda Lhokseumawe, Ridha Fahmi, S.STP., M.S.P., dihubungi portalsatu.com/, Jumat (27/12), mengatakan pengadaan sejumlah mobil bersumber dari APBK dan APBK-P 2024 itu sudah direalisasikan.
“Sudah sampai ke kita kita mobilnya (diserahkan pihak penyedia barang),” kata Ridha Fahmi.
Ridha menyebut sesuai perencanaan awal, Pemko Lhokseumawe akan menyerahkan empat mobil Hiace dan satu Kijang Innova kepada lima instansi vertikal masing-masing satu unit. “Statusnya pinjam pakai, tapi belum kita serahkan,” ucapnya.
Menurut dia, satu mobil Hilux Double Cabin juga akan diserahkan kepada salah satu instansi vertikal. “Satu lagi (Hilux Double Cabin) untuk Dinas Perhubungan, mobil Patwal (Patroli dan Pengawalan),” ucap Ridha.[](red)






