SUBULUSSALAM – Sebanyak 210 atlet Bulu Tangkis mewakili 20 kabupaten/kota mengikuti Pra Pekan Olahraga Aceh (PORA) di Gedung Olahraga (GOR) Desa Pegayo, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam dijadwalkan berlangsung selama enam hari terhitung sejak pembukaan, Selasa, 14 September 2021.

Ketua Panitia Pelaksana Pra PORA Bulu Tangkis, Adriamus mengatakan Pra PORA Cabang Bulu Tangkis diikuti 20 kabupaten/kota. Sedangkan dua Pengcab lainnya tidak hadir yakni Bener Meriah dan Pidie Jaya. Sementara Kabupaten Pidie secara otomatis lulus karena tuan rumah PORA 2022 mendatang.

Menurut Adriamus, saat ini hanya ada tujuh tiket tersisa menuju PORA 2022 di Kabupaten Pidie. Artinya, dari 20 kab/kota mengikuti Pra PORA cabang Bulu Tangkis di Kota Subulussalam, tujuh Pengcab dinyatakan lulus dan mengantongi tiket untuk tampil di PORA 2022.

“Pra PORA cabang Bulu Tangkis ini untuk memperebutkan 7 tiket lagi. Satu tiket Kabupaten Pidie, sebagai tuan rumah otomatis lulus ke PORA 2022,” ungkap Ketua Panitia Pelaksana Pra PORA Cabang Bulu Tangkis, Adriamus didampingi Sekretaris Pengurus Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Subulussalam, Abdurrahmansyah.

Adapun jumlah atlet Bulu Tangkis mengikuti Pra PORA sebanyak 210 dengan rincian atlet putra 154 dan putri 56, official 21 dan pelatih 35 orang. Kegiatan Pra PORA dibuka Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang turut hadir Bupati Simeulue, Erli Hasim.

Selain itu turut hadir, Ketua DPRK Ade Fadly Pranata, Wakil Wali Kota Subulussalam, Drs. Salmaza, Sekretaris PBSI Aceh, Dalil Sutekat, Dandim Letkol Inf Winas Kurniawan, Kapolres AKBP Qori Wicaksono, Ketua Mahkamah Syar’iyah Pahruddin Ritonga, Kejari Subulussalam Mayhardy Indra Putra dan Kepala Bank Aceh Syariah Cabang Subulussalam, Ellyn Saputra.[]