LHOKSEUMAWE Sebanyak 24 mantan Ketua Kecamatan dan Ketua Bidang Tim Pemenangan AZAN (H. Zaini Abdullah-Ir. Nasaruddin) Aceh Utara mempertegas dukungan mereka kepada pasangan H. Muzakir Manaf- H.T.A. Khalid. Penegasan dukungan ini dilakukan menyikapi klarifikasi Ketua Umum Tim Pemenangan AZAN Aceh Utara, terkait hengkangnya para tim pemenangan mereka di salah satu media online.
Kesepakatan 24 Timses AZAN beralih mendukung Mualem-TA Khalid terjadi di salah satu warung kopi, di kawasan Kuta Blang, Lhokseumawe, Senin, 23 Januari 2017 malam. Mereka turut membawa Surat Keputusan (SK) Struktur Tim Kampanye dan Pemenangan masing-masing kecamatan yang bertanggal 13 Oktober 2016. SK tersebut ditandantangani Zubir selaku Ketua Tim AZAN Aceh Utara dan Mus Muliadi selaku Sekretaris Tim AZAN Aceh Utara.
Pertemuan ini difasilitasi Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Kuta Pase.
Mus Muliadi yang kini telah berada dalam barisan pemenangan Muzakir Manaf-TA Khalid terhitung sejak 20 Januari 2017, mengatakan, peralihan dukungan ini dilakukan setelah menganalisa dan mufakat panjang. Mereka akhirnya berkesimpulan untuk mendukung Muzakir Manaf-TA Khalid.
Hasil kajian dan mufakat kami, Mulem dan TA Khalid adalah sosok yang akan mampu membawa perubahan di Aceh pada masa depan. Jadi bukan sikap spontanitas tanpa alasan yang kuat, kata Mus.
Selain itu, masyarakat masih menaruh harapan besar kepada Muzakir Manaf-TA Khalid untuk membangun Aceh ke depan. Kesimpulan ini diketahui berdasarkan hasil pantauan Mus Musliadi di lapangan. Apalagi pasangan ini juga memiliki dukungan kuat dari parlemen.
Itu adalah kunci penting jika ingin membangun Aceh ke depan, eksekutif harus sinergi dengan legislatif, ujar Mus.
Mus menyebutkan masih banyak permasalah Aceh yang belum selesai saat ini. Khususnya permasalahan menyangkut butir-butir MoU Helsinki dan turunan UUPA. Sosok Mualem dianggap akan mampu menuntaskan cita-cita rakyat Aceh tersebut, sehingga pembangunan Aceh berjalan lancar.
Dan yang penting juga, pasangan Muzakir Manaf-TA Khalid didukungan oleh banyak kalangan ulama.[](rel)



