Idi Rayek– Allah SWT yang memiliki penuh rasa kasih sayang kepada hamba-Nya yang taat dan bertakwa, terlebih dalam bulan suci ramadan ini. Rangkaian kegiatan yang berbau pahala akan dilipat gandakan oleh Allah kepada siapa yang tidak meninggalkan moment bulan magfirah ini. Dalam bulan ini pula Allah  membuka pintu maaf kepada hamba-Nya yang sering berdoa memohon ampunan. Demikian ceramah dalam khutbat Jumat yang disampaikan Teungku Muhamad Ali di Masjid Agung Darussalihin Idi Rayek, Jumat, 24 Juni 2016.

Teungku Muhammad turut menjelaskan, ada tiga suara yang sangat dicintai oleh Allah. Pertama, suara orang yang berdoa pada tengah malam. Kedua, suara orang yang membaca kalam-kalam Allah dengan fasih, dan ketiga adalah suara orang yang beristigfar memohon ampun kepada Allah setiap saat.

“Maka tiga suara ini sangatlah Allah cintai, apalagi dalam bulan suci ini kita suarakan suara yang menjadi amal ibadah kita, Allah sendiri telah menjanjikan akan mengampuni hamba-Nya yang selalu berdoa memohon ampunan atas dosa dosanya. Banyak hadis- hadis menyebutkan doa yang paling mustajabah adalah doa-doa waktu tengah malam,” katanya.

Disisi lain Khatib mengajak kepada seleruh jamaah agar tidak merasa bosan dengan datangnya bulan Ramadan ini hal ini dinilai penting agar segala amalan ibadah tidak dikerjakan dengan sia-sia.

“Isilah ramadan ini dengan banyak banyak bertasbih, seperti shalat tasbih yang terhimpun sebanyak 300 tasbih. Bandingkan saja berapa fahala yang kita dapatkan jika amal tasbih tersebut kita warnai dalam bulan ini. Maka dengan secepatnya kita singkirkan rasa malas itu agar ibadah yang kita kerjakan tidak sia-sia,” ujar Teungku Muhammad.

Untuk menyempurnakan  amal ibadah dalam bulan puasa, khatib juga mengingatkan agar tidak lupa membayar zakat fitrah yang sesuai dengan syara’.  

“Zakat fitrah merupakan hal yang wajib kita keluarkan , fitrah artinya suci maka keluarkan lah zakat sesuai dengan panutan yang telah ditentukan dalam ajaran islam,  lantaran menyucikan diri kembali ke fitrah sebagai bentuk mohon ampunan hambanya kepada sang Khalid,” pungkas Muhammad Ali.[]