SIGLI – Sebanyak 30 unit sekolah di Kabupaten Pidie dilaporkan rusak akibat gempa, Rabu, 7 Desember 2016 sekitar pukul 05.03 WIB. Sekolah tersebut terdiri dari SD sebanyak 18 sekolah, SMP sebanyak 4 unit, SMA sebanyak 4 unit, SMK sebanyak 2 unit, dan MAN sebanyak 2 unit.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie, Murthalamuddin, mengatakan data tersebut merupakan hasil penelusuran tim dinas pasca guncangan keras terjadi di wilayah Pidie, Pidie Jaya, Bireuen hingga Lhokseumawe.
Data sementara kerusakan sekolah telah kami catat dan ini belum final. Siapa tahu nanti ada tambahan atau tidak. Kami akan terus mendatanya. Untuk SMA yang rusak diantaranya SMAN 1 Geumpang, SMAN 2 Mutiara, SMAN 1 Padang Tiji, SMKN 3 Sigli, SMK Beungga, SMPN 1 Kembang Tanjong dan SMPN 2 Batee, kata Murthalamuddin kepada portalsatu.com, Kamis, 8 Desember 2016.
Meskipun sekolah rusak, Murthalamuddin mengatakan proses belajar mengajar tetap berlangsung di setiap sekolah di Kabupaten Pidie.
Kerusakan yang terjadi beragam. Hari ini sekolah tetap aktif, kami akan menempatkan para murid pada ruang-ruang yang masih layak, meski ada sebagian murid dan guru yang menjadi korban musibah gempa itu tidak berhadir, kata Murthala.
Murthala juga menyebutkan, pihaknya akan melaporkan kerusakan itu ke Pemerintah Pidie, Pemerintah Aceh dan Kementerian Pendidikan di Jakarta setelah seluruh sekolah didata.[]

