BANDA ACEH – Sebanyak 388 jemaah haji Aceh yang tergabung dalam Kloter 2 (BTJ-02) tiba di Aceh melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, Minggu, 16 September 2018, sekitar pukul 00.17 WIB.

Jemaah haji tergabung dalam Kloter 2 ini asal Bireuen dan Langsa yang semula berangkat berjumlah 390 jemaah. Setelah menempuh penerbangan selama delapan jam lebih mereka tiba di Aceh dan disambutkan sejumlah pejabat Kanwil Kemenag Aceh dan Wakil Bupati Bireuen.

Kakanwil Kemenag Aceh, Drs. H.M. Daud Pakeh, selaku Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, mengatakan bahwa dua jemaah yang tidak dipulangkan karena wafat dan satu orang masih dirawat di Arab Saudi.

“Alhamdulillah, dua kloter jemaah haji telah tiba di Aceh. Jemaah yang dipulangkan berjumlah 388 orang, salah satu jemaah haji pada kloter ini wafat di tanah suci, dan seorang lagi dalam perawatan karena sakit,” kata Daud Pakeh dalam keterangannya diterima portalsatu.com/, Minggu, 16 September 2018.

Daud Pakeh mengungkapkan rasa syukur karena semua jemaah dapat menjalani proses pelaksanaan rukun ibadah haji, dan bisa kembali ke tempat asalnya masing-masing. “Kita berharap semua proses pemulangan jemaah haji Aceh hingga kloter akhir dapat berjalan lancar dan sesuai jadwal. Ini semua dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah,” katanya.

Setelah jemaah boarding ke bus, selanjutnya menuju Asrama Haji Aceh dan mengikuti serangkaian kegiatan seperti pembagian air zam-zam, pengambilan tas koper dan pengembalian paspor.

Jemaah haji ini terbang dari Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMMA) Madinah, Sabtu, 15 September 2018, sekitar pukul 12:35 WAS atau 16.35 WIB.

Untuk diketahui, Muhammad Johan Sa'ad bin Sa'ad (93), asal Desa Blang, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, wafat di Rumah Saki Hotel Bard Al Ambariya Madinah, Jumat, 14 September 2018 lalu. Sedangkan A. Makmur Efendi Mansadad asal Bireuen dinyatakan tidak bisa diterbangkan dan saat ini dirawat di Sektor Bandara Madinah Arab Saudi.[]