Penyakit memang bisa menyerang siapa saja dan tidak pandang bulu. Namun pada beberapa kondisi, suatu penyakit memiliki tingkat keparahan yang lebih tinggi jika terjadi pada wanita.
dr David Samadi, pakar urologi dari Lenox Hill Hospital, mengatakan ada beberapa masalah kesehatan di mana pria dan wanita memiliki proporsi yang tidak seimbang. Pada kesempatan ini, ia membahas 6 penyakit yang lebih rentan menyerang wanita daripada pria.
Apa saja? Dikutip dari Huffington Post, berikut 6 di antaranya:
1. Lupus
Lupus merupakan penyakit autoimmune yang menyerang kulit, sendi dan banyak organ lainnya. Siapa saja bisa terserang lupus namun data menunjukkan 90 persen pengidapnya dari seluruh dunia adalah wanita.
Gejala lupus meliputi bercak kemerahan mirip kupu-kupu di wajah, pembengkakan sendi, nyeri otot hingga demam tanpa sebab yang jelas.
2. Sindrom kelelahan kronis
Sesuai namanya, sindrom kelelahan kronis adalah penyakit yang membuat seseorang merasa lelah berkepanjangan dan tidak bisa dijelaskan secara medis. Gejala utamanya adalah nyeri otot, sakit kepala, pembengkakan kelenjar getah bening dan juga sakit saat bergerak.
Wanita berisiko 3 hingga 5 kali lebih tinggi terserang penyakit ini daripada pria, dengan risiko terbesar ada pada wanita usia 40 hingga 59 tahun.
3. Multiple sclerosis
Multiple sclerosis atau MS merupakan gangguan pada sistem saraf, terutama di tulang belakang, yang bisa menyebabkan kelumpuhan hingga kehilangan penglihatan. Saat ini belum ada obat yang bisa menyembuhkan MS.
Dari total 2,1 juta pengidapnya di seluruh dunia, 3 dari 4 pengidapnya adalah wanita. Wanita juga berisiko 2 hingga 3 kali lebih besar mengidap penyakit bawaan lahir ini daripada laki-laki.
4. Irritable bowel disease
Irritable bowel disease (IBS) merupakan penyakit yang menyerang usus besar sehingga penegidapnya rentan mengalami nyeri perut, begah, diare dan konstipasi selama 3 bulan berturut-turut.
Penyakit ini menyerang sekitar 3,5 juta orang di Amerika Serikat dan 65 persen di antaranya adalah wanita.
5. Penyakit menular seksual
Ada sekitar 19 juta pasien penyakit menular seksual baru di dunia tiap tahunnya, dan wanita lebih rentan mengalami komplikasi yang parah. Beberapa contoh komplikasinya adalah radang panggul, kehamilan anggur, hingga infertilitas.
Hal ini terjadi karena vagina perempuan lebih tipis daripada kulit penis laki-laki, sehingga bakteri dan virus bisa menginfeksi lebih mudah dan meninggalkan bekas lendir seperti pada penyakit chlamydia atau gonorrhea. | sumber : detik



