ACEH UTARA – Ratusan calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Aceh Utara mengikuti prosesi peusijuek atau tepung tawar di Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon, Aceh Utara, Selasa, 21 April 2026.

Sebanyak 513 calon jemaah haji tampak mengikuti rangkaian prosesi dengan penuh khusyuk, didampingi keluarga. Dari jumlah tersebut, 194 di antaranya jemaah pria dan 319 jemaah wanita. Mereka akan diberangkatkan dalam tiga kelompok terbang (kloter) sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Prosesi peusijuek merupakan bagian dari kearifan lokal masyarakat Aceh ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi momentum spiritual untuk memohon keberkahan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Doa-doa dipanjatkan agar seluruh jemaah diberi kesehatan, kemudahan, serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

Berdasarkan jadwal, keberangkatan jemaah haji Aceh Utara dibagi dalam tiga kloter, yakni Kloter 3 yang akan berangkat pada 6 Mei 2026 sebanyak 123 jemaah, Kloter 6 pada 9 Mei sebanyak 251 jemaah, dan Kloter 11 pada 15 Mei 2026 dengan 139 jemaah.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Trie Aprianto, melalui Kasat Binmas AKP Supianto, dalam keterangannya, mengatakan guna memastikan kelancaran kegiatan tersebut, personel Satlantas Polres dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas kendaraan di sekitar area masjid jalan Medan-Banda Aceh. Personel juga membantu menjaga ketertiban di tengah padatnya aktivitas jemaah dan keluarga yang memadati lokasi.

“Seluruh jemaah akan diberangkatkan melalui embarkasi Banda Aceh sesuai jadwal. Dengan dilaksanakannya prosesi peusijuek ini, diharapkan para calon jemaah haji dapat menunaikan rukun Islam kelima dengan lancar dan kembali membawa predikat haji yang mabrur,” ujar Supianto.

Peusijuek dilakukan Imam Besar Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon, Tgk. Jamaluddin Ismail akrab disapa Walidi, dan Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Utara, Abu Manan. Turut hadir Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi Panyang, serta sejumlah unsur Forkopimda lainnya. []