BIREUEN – Sebanyak 555 pelayan publik divaksin pada vaksinasi massal digelar Pemkab Bireuen di halaman Pendopo Bireuen, Selasa, 30 Maret 2021.

Ketua Panitia, AKP Yasir yang juga Kabag Ops Polres Bireuen, mengatakan seremoni vaksinasi itu digelar serentak di seluruh Indonesia. Pada kegiatan hari ini personel divaksin TNI, Polri dan PNS Pemkab Bireuen.

Anggota TNI sebanyak 215 personel, Polri dari Polres Bireuen dan jajaran 240 personel dan PNS 100 orang dengan kuota 555 orang.

“Vaksinasi dilaksanakan karena sifatnya untuk kelancaran proses percepatan program pemerintah dalam rangka vaksinasi tahap II yaitu untuk pelayan publik. Sengaja di tempat terbuka supaya dilihat masyarakat,’ katanya.

Nanti tahap tiga vaksinasi dilakukan kepada masyarakat umum. Sehingga vaksinasi massal berikutnya berjalan tanpa ada hambatan dan tanpa ada penilaian negatif serta tanpa penolakan.

Bupati Bireuen, Dr. H. Muzakkar A. Gani, S.E., M.Si., mengatakan pemerintah memikirkan untuk menjauhkan paparan virus covid ini. Meski belum bisa memproduksi sendiri pemerintah berusaha mendatangkan vaksin dari luar negeri.

“Perkembangan corona di Aceh terus menurun dan pada waktu tertentu tidak ada kasus. Sementara di Jakarta grafiknya naik turun. Vaksinasi untuk mencegah seluruh masyarakat umum supaya terhindar dari penyebaran covid,” katanya.

Muzakkar menyebut vaksinasi tidak perlu ditakuti sebab sudah diuji melalui laboratorium bagaimana virus tersebut tidak mampu menyebar di dalam tubuh manusia.

Menurut Muzakkar, di Kabupaten Bireuen 504 kasus corona termasuk dirinya. Di Bireuen 18 orang meninggal karena covid. “Semoga di Bireuen Allah jauhkan penyebarannya”.[](Murdeli)