LHOKSUKON – Sebanyak 59 personel Polres Aceh Utara naik pangkat, mulai dari perwira hingga bintara. Upacara kenaikan pangkat itu digelar di halaman polres setempat, Sabtu, 31 Desember 2016, pagi. Sebagai tradisi, personel yang naik pangkat diharuskan masuk parit, setelah sebelumnya dilakukan penyiraman air bunga oleh Kapolres AKBP Ahmad Untung Surianata atau Untung Sangaji.
“Satu personel dari AKP menjadi Kompol, sembilan Ipda menjadi Iptu, satu Aipda menjadi Aiptu, satu Bripka menjadi Aipda, 37 Brigadir menjadi Bripka, delapan Briptu jadi Brigadir, dan dua Bripda menjadi Briptu,” kata AKBP Untung Sangaji kepada portalsatu.com.
Dalam deretan personel itu, kata Untung Sangaji, termasuk Kabag Ops Edwin Aldro dari AKP menjadi Kompol. Ada juga beberapa Kapolsek yang sebelumnya berpangkat Ipda menjadi Iptu. Di antaranya, Kapolsek Paya Bakong (Ibrahim), Kapolsek Langkahan (Sudiarno), Kapolsek Baktiya Barat (Musa), Kapolsek Syamtalira Aron (Zulkifli H), Kapolsek Baktiya (Sugiono) dan lainnya.
“Kepada anggota Polri yang hari ini naik pangkat setingkat, harus benar-benar menjaga kehormatan dan profesionalisme dalam menampilkan sosok anggota Polri yang bermoral dan bermartabat sebagai pengayom masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, kata Untung Sangaji, anggota Polri juga harus memiliki kualifikasi bidang pengamanan dengan mempertajam dan meningkatkan kemampuan dalam menangani gangguan kamtibmas. Seperti, demo massa atau huru-hara, kerusuhan, terorisme, konflik horizontal, kelompok kriminal bersenjata dan lainnya.
“Saya selalu mengingatkan kepada anggota agar meningkatkan sumber daya manusia (SDM), loyalitas, kebersamaan, dan tingkah laku sehari-hari. Selain itu, anggota juga harus mampu menjalankan tugas sebagai penegak hukum yang profesional, terampil, punya wawasan dan intelektual yang luas. Apalagi semakin hari ke depa, berbagai motif kejahatan semakin canggih,” pungkas Untung Sangaji.[]


