Ust Adi Hidayat (UAH) menyampaikan amalan khusus setelah shalat yang sangat rugi bila diabaikan kaum muslimin. Tausiyah ini dia sampaikan lewat kanal audio dakwah yang penulis akses pagi ini.
Menurutnya amal utama setelah shalat adalah zikir kepada Allah. Setidaknya ada dua unsur zikir, mengingat dan dekat kepada allah dengan ketaatan.
Secara umum, zikir ini juga tidak dibatasi ruang-waktu, sehingga jangan sampai ketinggalan.Kita boleh mengerjakannnya sambil berdiri, duduk dan bahkan berbaring. Ini menunjukkan pentingnya zikir kepada Allah.
Adapun urutan zikir tersebut dengan beberapa istilah yang identik, yaitu:
Pertama, istighfar sebanyak mungkin. Baik dengan format sederhana atau lengkap. Kedua, membaca Alquran. Karena nama lain dari Alquran adalah zikir. Ketiga, membaca hafalan quran sebanyak yang kita ingat dan kita mampu. Di poin ini, pahalanya lebih banyak daripada hanya membaca mushaf. Keempat, Berdoa kepada Allah. Doa merupakan wujud zikir juga, di dalamnya kita mengingat, bertaqqarrub dan meminta yang kita butuhkan.
Adapun yang kelima, zikir dengan menyebut nama Allah atau sebutan Nama Allah dalam Asmaul Husna sebanyak yang kita butuhkan.
Keenam, mengerjakan shalat sunnah ba'diyah. Shalat juga identik dengan zikir kepada Allah. Shalat sunnah ini yang akan menggaransi keselamatan kita di akhirat bila amalan shalat wajib kita tak sempurna. Jangan sampai, kita lebih cemas ketinggalan HP daripada tidak shalat sunnah setelah shalat tertentu.
Sedangkan yang ketujuh, UAH menyebutnya dengan Zikir Paripurna, atau zikir lengkap selepas shalat. Ia bahkan meluangakan waktu khusus untuk zikir ini. Isi zikirnya tetap sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW yang mashur diketahui, dari istighfar, tasbih, membaca sebagian ayat Alquran hingga doa.[]
Kiriman Taufik sentana
Peminat literasi sosial dan dakwah
Menetap di Aceh Barat.



