SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam H. Merah Sakti berjanji memberikan bonus kepada tiga pemuda asal daerah itu yang baru saja tiba setelah melakukan perjalanan selama tujuh bulan. Ketiganya mengelilingi nusantara dari Aceh sampai Papua, dari Sabang sampai Merauke menggunakan becak motor untuk mempromosikan Kota Subulussalam kepada dunia.
“Tadi saya bisik-bisik dengan Pak Wakil dan Pak Sekda. Mereka perlu kita apresiasi dan berikan bonus apakah dalam bentuk uang tunai atau memberikan becak motor baru masing-masing satu orang. Dengan syarat di becak itu harus ada tabir Subulussalam. Karena tabir itu juga sudah melalang buana ke nusantara,” kata Merah Sakti di hadapan ketiga pemuda tersebut saat menghadiri acara pembukaan Musrenbang di Hotel Hermes One, Kamis, 23 Maret 2017.
Ketiga pemuda tersebut yakni Amri Purnama, Andre Solin dan Joni Manik. Nama terakhir merupakan pegawai non-PNS di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Subulussalam. Wali Kota meminta kepala dinas terkait agar memerhatikan keberadaan pemuda tersebut, karena telah mempromosikan Subulussalam ke nusantara.
“Bagi adik-adik yang masih honorer di BPBD, mana kepala BPBD, jangan dipecat ya, jangan. Lebih baik Anda berhenti daripada dia (pemuda) berhenti,” tegas Sakti disambut gelak tawa para hadirin.
Merah Sakti mengatakan sebuah kebanggaan bagi warga Kota Subulussalam terhadap perjuangan ketiga pemuda ini yang telah bersedia meluangkan waktu menjelajah nusantara untuk mempromosikan Kota Subulussalam kepada dunia.
Ketiga pemuda yang tergabung dalam Komunitas Pemuda Pencinta Alam Subulussalam (Komppas) ini di-peusijuk (tepung tawar) di Pendopo Wali Kota Subulussalam.
Diberitakan sebelumnya, ketiga pemuda ini melakukan kegiatan ekspedisi perjalanan mengelilingi Indonesia sejak bulan Agustus 2016 lalu. Dengan tujuan akhir menancapkan bendera Kota Subulussalam di Puncak Gunung Jawa Wijaya, Provinsi Papua.[]



