JAKARTA – Perusahaan Humpuss Group dilaporkan tertarik berinvestasi di Kabupaten Aceh Tengah. Hal tersebut terungkap dalam pertemuan antara pemilik Humpuss Group, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto ) dengan Bupati Aceh Tengah Nasaruddin, di Jakarta, Rabu, 22 Maret 2017.

Nasaruddin mengatakan, berdasarkan hasil pembicaraan dengan Tommy, pihak Humpuss tertarik untuk berinvestasi di bidang energi, seperti PLTA dan Geotermal. “Saya katakan kepada Pak Tommy investasi energi di Aceh Tengah masih memungkinkan. Namun, karena ini masih pertemuaan tahap awal, pihak Humpuss Group akan mengkaji kelayakan potensi investasi yang akan dilakukan,” ujar Nasaruddin, dikutip dari siaran pers diterima portalsatu.com, Kamis, 23 Maret 2017.

Selain bidang energi, Nasaruddin menawarkan investasi di komoditas kopi, seperti industri bubuk kopi dalam bentuk sachet yang masih belum tergarap selama ini. Investasi industri kopi tersebut, menurut Nasaruddin, akan meningkatkan nilai tambah kopi Arabika Gayo yang selama ini diekspor dalam bentuk green bean oleh sejumlah eksportir lokal ke berbagai negara.

Nasaruddin melanjutkan, ekspor kopi Arabika Gayo saat ini sudah jauh lebih maju dari beberapa tahun lalu. Sebagian besar eksportirnya adalah pengusaha lokal, proses sortasi dan pengemasan seluruhnya dilakukan di Aceh Tengah. Kegiatan sortasi dan proses pengemasan ini, kata dia, menyerap tenaga kerja dalam jumlah cukup banya dan seluruhnya masyarakat setempat.

“Potensi industri kopi masih terbuka lebar. Jadi, ini kita tawarkan ke pihak Humpuss Group,” ujar pria yang akrab disapa Pak Nas ini.

Pak Nas menegaskan, prinsipnya siapa saja yang berminat berinvestasi di Aceh Tengah akan didukung sepanjang jenis usahanya tidak berpotensi dapat merusak lingkungan, semaksimal mungkin memanfaatkan tenaga lokal. Selain itu, beritikad baik untuk meningkatkan ekonomi daerah dengan tetap dalam koridor norma agama dan menjunjung nilai sosial masyarakat.[](rel)