BANDA ACEH – Antusiasme masyarakat mengikuti vaksinasi massal dilaksanakan Pemerintah Aceh di gedung Banda Aceh Convention Hall masih tinggi. Ramai warga terus berdatangan untuk mendaftarkan diri agar mendapatkan kesempatan suntik vaksin Covid-19.
“Semangat masyarakat itu menjadi bukti bahwa semua orang ingin agar pandemi ini segera berakhir,” ujar Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 Aceh, Muhammad Iswanto, Jumat, 17 September 2021, petang.
Pada Jumat (17/9) hari ini sebanyak 299 orang disuntik vaksin Covid-19. Sebanyak 176 dari 299 orang merupakan mereka yang disuntik dosis pertama. Sementara 109 lainnya disuntik dosis kedua. Sisanya yaitu 5 orang adalah mereka yang tunda suntik beberapa waktu lalu.
“Selain mereka juga ada 14 orang tenaga kesehatan yang disuntik booster dosis 3 vaksin moderna,” kata Koordinator vaksinasi massal Pemerintah Aceh yang juga Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh, dr. Iman Murahman.
Vaksinasi massal tahap kedua telah mencapai 64 hari. “Selama pelaksanaan ditambah sepekan pelaksanaan vaksinasi massal tahap pertama, sebanyak 72.282 orang dilaporkan telah disuntik vaksin Covid-19,” tutur Iswanto.
Kasus harian menurun
Sementara itu, pasien penderita Covid-19 yang dinyatakan sudah sembuh bertambah lagi sebanyak 212 orang di Aceh. Sementara kasus baru harian yang konfirmasi terinfeksi virus corona sebanyak 161 orang. Sedangkan data kasus meninggal dunia bertambah 14 orang, termasuk satu kasus baru meninggal hari ini, Jumat.
“Satu kasus baru yang dilaporkan meningal dalam 24 jam terakhir merupakan warga Kota Lhokseumawe,” kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG), Jumat (17/9).
SAG menjelaskan kasus meninggal dunia lainnya meliputi warga Pidie lima orang, Banda Aceh tiga orang, Aceh Besar dua orang, warga Langsa, Aceh Tengah, dan warga Nagan Raya sama-sama satu orang. Pasien-pasien terinfeksi virus corona itu meninggal dunia dalam periode waktu 1 – 16 September 2021.
SAG merinci kasus sembuh harian yang bertambah lagi sebanyak 212 orang meliputi warga Banda Aceh sebanyak 57 orang, Aceh Besar 55 orang, Lhokseumawe 24 orang, Pidie 17 orang, dan warga Langsa sebanyak 14 orang.
Kemudian warga Aceh Tamiang 12 orang, Aceh Tengah 10 orang, warga Bireuen dan Pidie Jaya sama-sama tujuh orang. Selanjutnya warga Aceh Timur sebanyak enam orang, warga Aceh Utara dan warga Sabang masing-masing satu orang. Sedangkan satu lagi dari luar Aceh.
SAG juga melaporkan penambahan kasus baru harian sebanyak 161 orang, yang meliputi warga Banda Aceh sebanyak 43 orang, Aceh Besar 23 orang, warga Bireuen dan Aceh Barat sama-sama 14 orang. Kemudian Aceh Tamiang 12 orang dan warga Pidie Jaya 10 orang.
Selanjutnya Pidie dan Simeulue masing-masing delapan orang, Aceh Tengah lima orang, Langsa, Aceh Utara, dan Sabang sama-sama empat orang. Lebih lanjut Nagan Raya tiga orang, Bener Meriah dan Aceh Barat Daya masing-masing dua orang. Sedangkan Aceh Tenggara, Aceh Timur, Gayo Lues, Lhokseumawe, dan Aceh Selatan, masing-masing satu orang.
“Kasus harian kian menurun, namun protokol kesehatan belum saatnya dilonggarkan karena penularan virus corona dan kasus baru Covid-19 masih ada dalam masyarakat,” tutur SAG.
Masyarakat harus menerapkan protokol kesehatan secara maksimal dengan membiasakan 5M dalam kehidupan sehari-hari untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Yakni, Memakai masker dan Menjaga jarak, sering Mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, Menghindari kerumunan, dan Mengurangi mobilitas atau bepergian, kecuali untuk keperluan sangat mendesak.[](Irm/*)






