BERWISATA religi sembari menikmati keindahan alam bahari Pulau Batam di Kepulauan Riau (Kepri), bisa dilakukan dengan menginjakkan kaki di Pulau Tulup.

Pulau Tulup adalah sebuah pulau di sebelah selatan Selat Malaka, yang berbatasan dengan Singapura. Bagian pulau yang menghadap Singapura tertutup oleh bukit yang tinggi. Begitu menapakkan kaki di Pulau Tulup, tampak sebuah tulisan besar menyambut wisatawan, Wisata Religius.

Saat ini, wilayah pulau Tulup masuk dalam wilayah Kecamatan Belakang Padang tercatat dalam sejarah. Pulau Tulup menyimpan jejak para ulama yang menyebarkan Islam di Nusantara.

Di sini, ada tiga makam pemuka agama Islam yang posisinya terpisah. Yaitu, berada di Pulau Tulup Kecil dan Pulau Tulup Besar.

Dalam catatan, Syekh Syarif Ainun Naim lahir di Samudra Pasai. Ada yang menyebut tokoh ini lahir pada tahun 842 Hijriyah dan wafat pada 908 Hijriyah. Tapi, ada juga versi lain yang menyebutkan, dia lahir pada 761 Hijriyah dan wafat pada 842 Hijriyah.

Sebagai masyarakat Aceh yang berdomisili di Batam tentu punya tanggung jawab besar terhadap sejarah tersebut, apalagi Syekh Syarif Ainun Naim atau yang dikenal Sunan Thulub lahir di Samudra Pasai. Hal itu tentu ada kontak batin yang begitu mendalam pada kehidupan masyarakat Aceh, terutama yang berdomisili di Batam.

Pada lebaran tahun ini, 1446 Hijriyah, agenda terkait ziarah ke Makam Sunan Thulub akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat. “Diharapkan kepada masyarakat Aceh yang berdomisili di kota Batam untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Untuk jadwal tersebut masih dalam pembahasan”.[]

Laporan: Yanis Alfata, Batam