SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian melakukan pelepasan mahasiswa asal Bumi Syekh Hamzah Fansuri berangkat untuk melanjutkan pendidikan di sejumlah universitas negeri dan swasta di Aceh, Sabtu, 26 Juni 2021.

Pelepasan mahasiswa program bidikmisi atau KIP kuliah itu berlangsung di halaman Sekretariat Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Subulussalam dihadiri Wakil Wali Kota Salmaza, Ketua MPD Jaminuddin, Plt Kadisdidkbud H. Sairun, Kadis Sosial H. Harmaini dan Camat Longkib Makmur serta sejumlah komisioner MPD Kota Subulussalam.

Baca Juga:

Walkot Subulussalam Jalin MoU dengan Universitas Malikussaleh

Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian melakukan pelepasan mahasiswa asal Bumi Syekh Hamzah Fansuri berangkat untuk melanjutkan pendidikan di sejumlah universitas negeri dan swasta di Aceh, Sabtu, 26 Juni 2021.

Bintang dalam arahannya menyampaikan motivasi kepada adik-adik mahasiswa agar memiliki tekat yang kuat dalam menimba ilmu di kampus hingga meraih gelar sarjana (S1). Bintang mengingatkan, adik-adik mahasiswa fokus belajar untuk menggapai cita-cita yang diinginkan.

“Kepada adik-adik mahasiswa pesan kami fokuslah belajar, masa depan Subulussalam ada di tangan anda. Jangan cepat terprovokasi dengan isu-isu yang tidak benar, dukung program pemerintah yang sedang melaksanakan pembangunan di Kota Subulussalam,” kata Affan Alfian Bintang.

Baca Juga:

Pemko Subulussalam MoU dengan Universitas Indonesia

Ketua MPD Jaminuddin mengatakan tahun ini ada sekitar 598 mahasiswa penerima beasiswa penuh jalur KIP kuliah direkomendasikan untuk melanjutkan pendidikan di sejumlah perguruan tinggi dan swasta di Aceh.

“Mereka ini jalur beasiswa penuh, tidak menggerogoti uang APBK Subulussalam. Tidak menguras dana dari Kota Subulussalam, melainkan dana itu kita datangkan dari Kemendikbud dan Kemenag,” kata Jaminuddin.

Jaminuddin menjelaskan kuota beasiswa penuh tersebut ada di sejumlah universitas di Indonesia, termasuk di Aceh. Wali Kota Subulussalam, Affan Alfian Bintang, kata Jaminuddin, merekomendasikan MPD untuk menjalin komunikasi dengan kampus-kampus dilanjutkan dengan MoU agar anak-anak di Subulussalam dapat diterima di kampus tersebut melalui program biaya siswa penuh atau program KIP kuliah.

Baca Juga:

Perguruan Tinggi Al Washliyah Teken MoU dengan MPD Subulussalam

Jaminuddin menyebutkan, walaupun dana tersebut tidak langsung diberikan Wali Kota Subulussalam kepada mahasiswa, melalui MPD secara tunai. Namun, kementerian langsung mentransfer ke universitas-universitas membayar uang SPP mahasiswa Kota Subulussalam yang kuliah di kampus tersebut, sebagai penerima program KIP kuliah.

“Pihak Kementerian langsung membayar ke kampus-kampus. SPP gratis sampai 8 semester atau 4 tahun. Dan bantuan hidup sebesar Rp700 ribu per bulan dikirim langsung ke rekening mahasiswa,” ungkap Jaminuddin.

Ia mengatakan pelepasan hari ini tidak bisa diikuti seluruh mahasiswa karena sebagian berhalangan hadir. Adapun kuota 598 mahasiswa yang direkomendasikan Pemerintah Kota Subulussalam di sejumlah universitas di antaranya Universitas Syiah Kuala, UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Universitas Teuku Umar Meulaboh Aceh Barat.

Selanjutnya, Universitas Malikussaleh Lhokseumawe, Universitas Samudra Kota Langsa, Institut Seni Budaya Indonesia, Universitas Abulyatama, Universitas Serambi Mekkah, Universitas Ubudiyah Indonesia, Universitas Al Washliyah Banda Aceh, STIES dan sejumlah universitas lainnya. []