BLANGKEJEREN – Puluhan guru di Kabupaten Gayo Lues terdampak banjir dan tanah longsor. Sebagian di antaranya rumahnya hanyut, dan ada juga yang masih tertimbun lumpur.
Kepala Dinas Pendidikan Gayo Lues, Salid, S.Pd., M.M., didampingi Plt. Kabid Dikdas Pendi, Rabu, 17 Desember 2025, mengatakan keluarga besar Dinas Pendidikan Gayo Lues turut berduka cita atas musibah yang menimpa rumah guru dan rumah masyarakat Gayo Lues.
“Jumlah guru di Kabupaten Gayo Lues yang menjadi korban banjir dan longsor mencapai 85 orang. Saat ini mereka sedang kesulitan karena rumhanya hanyut dan ada juga yang masih tertimbun lumpur,” katanya.
Untuk meringankan beban dewan guru tersebut, Kadis Pendidikan Gayo Lues berinisiatif mengumpulkan donasi dari keluarga besar Dinas Pendidikan. Hasil donasi itu akan diberikan kepada guru korban banjir.
“Alhamdulillah, sudah banyak donasi yang terkumpul. Insya Allah, besok kita salurkan ke Kecamatan Tripe Jaya, Putri Betung, Pining, Rikit Gaib, dan daerah lainnya,” ujarnya.
Target utama bantuan donasi keluarga besar Dinas Pendidikan itu adalah guru yang rumah dan barang-barang kebutuhan harian hanyut.[]



