BANDA ACEH – Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh telah mengirim sebanyak 93 swab (sampel lendir) ke Balitbang Kementerian Kesehatan RI untuk diuji laboratorium. Sementara hasil swab yang sudah diterima rumah sakit sebanyak 89 sampel.
“Tapi kadang-kadang kita mendapatkan hasil tidak cepat, kadang lebih dari 2 minggu. Karena memang semuanya berpusat ke Jakarta. 89 sudah dikirimkan kembali hasilnya ke Aceh,” kata Direktur RSUDZA, Azharuddin kepada wartawan di Banda Aceh, Senin, 13 April 2020.
Dari total 89 hasil swab itu, 5 orang terkonfirmasi positif Covid-19, dengan rincian 4 orang dinyatakan sembuh atau negatif Covid-19, dan 1 orang lainnya meninggal dunia pada Maret 2020 lalu. Selebihnya dinyatakan negatif.
Azharuddin menyebutkan, hasil swab keluarga pasien AJ asal Kota Banda Aceh yang dinyatakan sembuh pada Minggu, 12 April 2020 kemarin, juga belum keluar. “Kemudian untuk pemeriksaan swab terhadap keluarga AJ juga belum keluar hasilnya, mereka berstatus ODP,” sebutnya.
Azharuddin berharap, masyarakat menjaga pola hidup bersih dan sehat, dan mengikuti protokol kesehatan yang telah diinstruksikan pemerintah sebagai upaya percepatan penanganan dan pencegahan Covid-19 di Aceh. “Mudah mudahan pendemik virus yang mencekam ini bisa berlalu dan di Aceh tidak ada penambahan pasien positif lagi,” katanya.
Azharuddin mengimbau masyarakat agar selalu waspada, tidak boleh panik, tak meremehkan dan menganggap Aceh aman-aman saja. “Apalagi banyak yang mudik ke Aceh dari daerah terjangkit baik dalam maupun luar negeri, dan itu harus menjadi kewaspadaan kita semua,” pungkasnya.[]


