REDELONG – Abdurrahman, 56 tahun, Warga Kampung Sosial Kecamatan Mesidah, Kabupaten Bener Meriah, ditemukan tak bernyawa di jurang kedalaman sekitar 150 meter.
Korban berhasil dievakuasi setelah Tim SAR Bener Meriah dibantu TNI-Polri terjun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Korban sendiri diprediksi terseret hingga ke dasar jurang.
Informasi yang dihimpun, korban pada Senin, 22 Agustus 2016 dilaporkan hendak memotong kayu di kebun miliknya di desa setempat untuk dijadikan bahan baku dengan niat hendak membangun rumah.
Hingga malam tiba, korban dilaporkan tak kunjung kembali. Cemas dengan keadaan, keluarga memutuskan untuk melapor kepada aparatur desa setempat.
Setelah mendapat laporan, aparatur desa bersama masyarakat mencoba melakukan pencarian, namun tak membuahkan hasil.
“Keesokan hari pada Selasa, 23 Agustus 2016 baru kita terima laporan, dan kita langsung melakukan pencarian,” kata Kepala Seksi Operasi Satgas SAR Bener Meriah, Kamal Khairi, melalui pesan tertulis yang diterima portalsatu.com, Rabu, 24 Agustus 2016.
Mendengar cerita dari keluarga, tim langsung menuju lokasi yang menjadi tujuan korban. Setelah melakukan penjajakan tepat di pinggiran jurang yang curam, petugas menemukan satu pohon tumbang yang baru ditebang. Di lokasi petugas juga menemukan satu unit sepeda motor.
Saat itu kata Kamal khairi, petugas langsung menyisir bagian jurang dan tak lama kemudian korban ditemukan dengan kondisi badan telungkup. Korban diprediksi tergelincir saat menebang pohon.
“Proses evakuasi agak lama memang, karena medan yang sangat curam, namun setelah 2 jam kita lakukan evakuasi dengan menggunakan tali menarik ke atas, evakuasi berhasil kita lakukan,” ujar Kamal khairi.
Usai evakuasi jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Muyeng Kute Bener Meriah untuk dilakukan visum.
Usai tindakan visum, sore kemarin jenazah korban langsung dipulangkan ke rumah duka di desa Kampung Sosial Kecamatan Mesidah, Bener Meriah.[](ihn)


