Kamis, Juli 25, 2024

Cari HP di Bawah...

Mencari HP dengan harga terjangkau namun tetap memiliki performa yang handal memang bisa...

Siswa Diduga Keracunan Selepas...

SIGLI - Jumlah siswa yang dirawat akibat dugaan keracunan setelah konsumsi nasi gurih...

Spanduk Dukungan Bustami Maju...

LHOKSEUMAWE - Sejumlah spanduk berisi dukungan kepada Bustami Hamzah untuk mencalonkan diri sebagai...

Yayasan Geutanyoe Rayakan Hari...

LHOKSEUMAWE - Yayasan Geutanyoe merayakan Hari Anak Nasional tahun 2024 bersama 227 anak...
BerandaNewsAbu Rimba dan...

Abu Rimba dan Doyok Tewas dengan Luka Robek di Tubuh, Bendera GAM Disita

MEULABOH – Pimpinan kelompok bersenjata, Maimun (29) alias Abu Rimba, dan anak buahnya Zulfarzan (29) alias Doyok, tewas setelah terjadi baku tembak dengan aparat kepolisian, Sabtu (20/2/2016).

Saat diotopsi di Ruang Jenazah RSUD Teuku Umar, diketahui bahwa terdapat sejumlah luka robek di sekujur tubuh Abu Rimba dan anak buahnya.

“Saat kami lakukan otopsi dari tubuh kedua jenazah terdapat luka sobek sekujur tubuhnya. Di bagian kepala, kaki, tangan, perut.” kata Dokter Wilda, yang melakukan otopsi, Sabtu (20/2/2016).

Menurut Cut Wilda, kedua jenazah anggota kelompok bersenjata itu saat dibawa ke ruang jenazah RSUD Teuku Umar, sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Jenazah itu tiba sekitar pukul 10.00 WIB.

Dari jasad keduanya terdapat sejumlah luka robek akibat peluru. Kedua jenazah usai diotopsi akan diserahkan kepada keluarga mereka.

Maimun alias Abu Rimba diketahui sebagai warga Desa Rambong Panyong, Kecamatan Teunom Kabupaten Aceh Jaya. Sementara anak buahnya Zulfarzan alias Doyok (29) warga Desa Panto Cut, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya.

Bendera

Polres Aceh Jaya mengamankan empat pucuk senjata api dari dua tersangka kelompok bersenjata pimpinan Maimun, alias Abu Rimba.  Abu Rimba disergap di lokasi persembunyiannya, di Desa Lhok Guci, Kecamatan Pasie Raya, Sabtu (20/02/2016),

Setelah terjadi baku tembak dengan personel gabungan Polres Aceh Jaya dan Brimob Subden 4 A, Abu Rimba dan anak buahnya, Doyok, langsung tewas di lokasi kejadian.

“Senjata api yang kami amankan dari tersangka, satu pucuk AK-45, dua pucuk senapan angin yang telah dimodifikasi, satu pucuk pistol revolver, dan 26 butir peuru AK-47”, kata AKBP Riza Yulianto, Kapolres Aceh Jaya kepada wartawan, Sabtu (20/02/2016).

Selain empat pucuk senjata api yang selama ini digunakan tersangka yang mengaku pecahan dari kelompok Din Minimi itu, polisi juga mengamankan tiga bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan satu baju loreng TNI.

“Ada 3 lembar bendera GAM, baju loreng TNI, uang Rp 750 ribu dan sejumlah bahan makanan milik kelompok bersenjata” ujar Riza.

Sebelumnya Polres Aceh jaya juga telah berhasil melumpuh Nurdin alis Cobra, anak buah Abu Rimba, pada Rabu (17/02/2016) di Desa Pasie Timon, Kecamatan Teunon Aceh Jaya.

Namun, beruntung Nurdin nyawanya masih dapat diselamatkan dari sasaran timah panas. Dia hanya mengalami luka tembak dibagian kaki dan masih menjalani perawatan.[] Sumber: kompas.com

Baca juga: