LOMBOK – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), H. Teuku Ahmad Dadek, S.H., meninjau Masjid An-Nur di Desa Gondang, Kecamaran Gangga, Kabupatem Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang rusak parah akibat gempa 7.0 skala richter (SR), Miggu, 5 Agustus 2018 lalu.
Ahmad Dadek didampingi Kepala Seksi Logistik BPBA, Iskandar, STP., meninjau lokasi masjid itu, Senin, 17 September 2018. Mereka juga silaturahim dengan Camat Gangga, Ahmad Suhaidi, Kepala Desa Gondang, Takmir dan masyarakat setempat.
Teuku Ahmad Dadek mengatakan, peninjauan itu bentuk keseriusan pemerintah dan masyarakat Aceh untuk membangun kembali Masjid An-Nur. Menurut Dadek, Pemerintah Aceh sudah meminta Ir. Andry, dosen Institut Teknologi Bandung untuk membuat Detail Engineering Design (DED) dengan lebar 15 x 15 meter di tanah seluas 400 meter untuk pembangunan Masjid An-Nur tersebut. Diperkirakan menghabiskan anggaran sekitar Rp1,1 miliar.
"Rencananya DED tersebut akan dibahas bersama masyarakat dalam waktu dekat. Dijadwalkan pada awal Oktober 2018, Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, akan melakukan peletakan baru pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Masjid An-Nur di Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Lombok Utara, melalui donasi bantuan dari pemerintah dan masyarakat Aceh," kata Dadek dalam keterangannya diterima portalsatu.com/, Selasa, 18 September 2018.
Dadek menyerahkan surat dari Gubernur Aceh perihal permohonan keizinan untuk membangun masjid tersebut kepada Camat Gangga, Ahmad Suhaidi, disaksikan Kepala Desa Gondang, Takmir, dan masyarakat. Sekaligus menjelaskan perihal surat tersebut kepada tokoh masyarakat setempat.[]


