PIDIE – Ketua Cakra 19 Aceh, Gumarni, menghadiri khanduri blang, upacara adat berupa doa dan menikmati kenduri bersama menjelang turun ke sawah, di Gampong Pucok, Kecamatan Geumpang, Pidie, Senin 17 September 2018.
Kegiatan itu turut dihadiri Ketua Cakra 19 Aceh, Gumarni. “Menurut masyarakat Geumpang, khanduri blang merupakan tradisi membawa berkah serta melahirkan silaturahmi yang kuat antarwarga desa,” kata Gumarni.
Gumarni menyebutkan, pihaknya menyerahkan 200 kg bibit padi unggul IF8 yang dibeli dari Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Indonesia (AB2TI) Bogor.
Gumarni menyampaikan kepada warga Geumpang bahwa bibit padi IF8 sudah berhasil dikembangkan di Gampong Meunasah Rayek, Kecamatan Nisam, Aceh Utara, tahun 2017. “Ubinan-nya telah diuji oleh penyuluh pertanian Kecamatan Nisam, ternyata hasil panen dari jenis itu sangat memuaskan. Dalam satu hektare hasil panen 11 ton 400 kg,” katanya.
Kunjungan tim Cakra tersebut didampingi Wakil Ketua DPRA, Sulaiman Abda. Dalam temu ramah dengan warga, Sulaiman berharap bantuan itu bermanfaat untuk warga Geumpang.
Penyerahan bibit padi tersebut turut disaksikan Keuchik Pucok, Khaidir. Ia berharap ke depan pemerintah kabupaten dan provinsi memprioritaskan pembangunan jalan serta irigasi di Geumpang.
“Selama ini jika masyarakat panen padi, (kondisi) jalan menjadi penghambat utama yang membuat petani terhambat menjual padi ke pasar. Irigasi juga sangat dibutuhkan, faktor air kurang stabil untuk mengelola sawah sehingga petani daerah ini sering gagal panen,” kata Khaidir.[](rel)



