ACEH BARAT – Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VII di Banda Aceh pada 5 – 15 Agustus 2018, akan diikuti 23 kabupaten/kota dan berbagai pihak terkait lainnya yang sudah melakukan persiapan sejak jauh hari lalu. Kabupaten Aceh Barat, misalnya, siap menampilkan seni tari hingga berbagai produk lainnya.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda dan Olahraga Aceh Barat, Eva Nurlaita, HSB., S.P., kepada portalsatu.com/, Rabu, 1 Agustus 2018 pagi, mengatakan, kabupaten ini  sudah siap berpartisipasi dalam hajatan kebudayaan yang diikuti seluruh kabupaten/kota di Aceh itu.

“Di anjungan sudah mulai ditata taman dan isi bahan untuk pameran berupa benda-benda bersejarah, pelaminan adat istiadat Aceh Barat. Ada juga kerajinan tangan para pengajin dan juga gambar-gambar lukisan terkait objek wisata Aceh Barat,” kata Eva.

Selain itu, kata Eva, tim Aceh Barat akan menampilkan seni tari seperti rapai debus, Sidalupa, rebana, geulayang tunang, dan lainnya.

Eva melanjutkan, pada hari pembukaan PKA juga digelar pawai mobil hias. “Akan ditampilkan ‘Putri Tanyo’ dan ‘Putri Bunga’, diiringi pakaian adat istiadat, serta diikuti dengan kelompok Sidalupa,” ujarnya.

Menurut Eva, banyak pihak yang ikut membantu kabupaten ini berbenah dalam menyambut PKA-7. Mereka, kata Eva, ujung tombak sukses atau tidaknya kabupaten ini dalam mempersiapkan segala sesuatunya di PKA nanti.

“Berkat banyak yang dukung, baik dinas, termasuk perusahaan, memacu ide dan pikiran, bekerja keras siang malam mempersiapkan, menyokong kesiapan dan keikutsertaan kabupaten ini di PKA-7. Agar kabupaten ini siap menampilkan yang pagelaran budaya terbaiknya nanti,” katan Eva.

Para pihak tersebut, kata Eva, di antaranya, Sekda Aceh Barat, Dr. Adonis, M.Si., Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, Aceh Barat, Dr. Ir. T. Erwansyah, M.Si., Kabid Kebudayaan Parbudpora Aceh Barat, Cut Yuslina, S.E., Ketua Majelis Adat Aceh Kabupaten Aceh Barat, Cut Agam, serta seniman Aceh Barat, Said Azmi.[]