27 C
Banda Aceh
Minggu, Oktober 17, 2021

Aceh Hari Ini: Penduduk Menjarah Gudang Logistik Jepang

Aceh hari ini, 4 September 1945, terjadi kegaduhan di Kutaraja (Banda Aceh). Penduduk menjarah gudang logistik dan tempat penyimpanan bahan makanan jangka panjang milik Jepang. Tentara Jepang yang menjaga gudang tersebut tidak dapat berbuat banyak, karena penduduk menyerbu secara nekat. Ini merupakan salah satu fragmen sejarah kegagalan Jepang di Aceh.

Dari gudang itu dikeluarkan ratusan goni beras, gula, ratusan bal kain, serta berbagai logistik kebutuhan pokok lainnya. Militer Jepang bersama pejabat Gunseibu tidak bisa berbuat banyak. Barang-barang hasil jarahan itu kemudian dibagi untuk kebutuhan masyarakat banyak. Hal ini dalam sejarah Jepang kemudian dicatat sebagai masa-masa akhir Jepang di Aceh.

Baca Juga : Ini Hasil Pertemuan Pemerintah Aceh dengan Pemkab Aceh Utara Terkait PI Blok B

Karena penjarahan gudang logistik Jepang ini pula, pada 10 September 1945, Jepang mengirim 1.000 tentara dari Sumatera Timur ke Aceh, mereka ditempatkan di beberapa tangsi dan bivak untuk meredam gerakan anti Jepang yang semakin meluas di Aceh.

Sehari setalah penjarahan gudang logistik Jepang di Kutaraja terjadi, Teuku Nyak Arief selaku Syu Sangi-kai Gityo (Ketua Dewan Perwakilan Daerah Aceh) mengubah nama lembaga legislatif bentukan Jepang tersebut menjadi Komite Nasional Daerah Aceh.

Teuku Alibasjah Talsya (TA Talsya) dalam buku Batu Karang di Tengan Lautan terbitan Lembaga Sejarah Aceh tahun 1990 mengungkapkan, Komite Nasional Daerah Aceh ini dipimpin langsung oleh Teuku Nyak Arief.

Baca Juga: Mahkamah Syariah Lhoksukon Terima 1.011 Kasus Gugat Cerai

Sementara Kepada Tata Usaha Dewan Nasioal Daerah Aceh ini dipercayakan kepada Muhammad Husin, dibantu oleh empat orang stafnya, yakni SM Geudong, Tgk Muhammad Hanafiah, M Muchtar dan Hasan Basri.

Lembaga ini juga diisi oleh 65 orang anggota perwakilan, tujuh diantaranya merupakan para Kepala Luhak di tujuh daerah di Aceh. Para kepala luhak tersebut adalah: Ali Hasan (Kepala Luhak Aceh Besar), M Husin (Kepala Luhak Aceh Barat), Sahim Hasimy (Kepala Luhak Aceh Selatan), Raja Wahab (Kepala Luhak Aceh Tengah), Tgk Sulaiman Daud (Kepala Luhak Aceh Utara), Tgk Abdul Wahab (Kepala Luhak Pidie), TA Hasan (Kepala Luhak Aceh Timur).

Sementara 58 orang anggota Komite Nasional Daerah Aceh lainnya adalah para kaum terpelajar di Aceh pada masa itu. Bukan hanya dari kalangan masyarakat Aceh saja, tapi juga ada beberapa nama dari luar Aceh, yang pada masa pendudukan Jepang ditempatkan di Aceh.[]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Alhamdulillah, Kafilah Subulussalam Juara Umum MQK Tingkat Provinsi Aceh

SUBULUSSALAM - Kafilah Kota Subulussalam berhasil meraih juara umum pada event Musabaqoh Qiraatil Kutub...

Ini Respons Kuasa Hukum Dinas PUPR Soal Gugatan Rekanan Gedung Kesenian Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Dinas PUPR Lhokseumawe belum memberikan penjelasan soal belum dibayarnya sisa pekerjaan 25...

Babak Kualifikasi Musabaqah Qiraatil Kutub II Aceh Tuntas

BANDA ACEH – Babak kualifikasi Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK)-II Aceh yang digelar di Kompleks...

Kemal Attaturk Dinilai Tidak Pantas Dijadikan Nama Jalan di Indonesia

BANDA ACEH – Rencana pemerintah menabalkan nama tokoh sekuler Turki Kemal Attaturk sebagai nama...

Aceh Hari Ini: Rakyat Aceh Rebut Perusahaan Numora Jepang

Pada 16 Oktober 1945, perusahaan perkebunan Jepang, Numora yang mengelola sembilan perkebunan besar di...

Rekanan Pembangunan Gedung Kesenian Lhokseumawe Tahap II Gugat Dinas PUPR ke Pengadilan

LHOKSEUMAWE - Wakil Direktur III CV Muhillis & Co., Rustam (58), melalui kuasa hukumnya,...

Aceh dan Sumut Bersiap Helat PON 2024

PAPUA – Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, diwakili Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, bersama Gubernur Sumatera...

Pengacara Warga Krueng Luas Minta Polisi Tetapkan Bupati Aceh Selatan Sebagai Tersangka

BANDA ACEH - Muhammd Reza Maulana, S.H., kuasa hukum atau pengacara Jasman HR., warga...

Jabatan Keuchik Gampong Paya Bilie Lhokseumawe Lowong

LHOKSEUMAWE - Jabatan Keuchik Gampong Paya Bilie, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, lowong. Pasalnya,...

‘Kasus Tanggul Cunda-Meuraksa Mangkrak Bisa Mencoreng Institusi Kejaksaan’

LHOKSEUMAWE – Pemerhati hukum, Muji Al-Furqan, S.H., turut menyoroti Kejaksaan Negeri Lhokseumawe yang hingga...

Aceh Hari Ini: Ulama Aceh Mengeluarkan Maklumat Perang Sabil

Pada 15 Oktober 1945, ulama Aceh menggelar muzakarah  membahas upaya-upaya mengakhiri kekuasaan Jepang, dan...

Program TMMD Selesai, Walkot Bintang Resmikan Jalan Tembus Darussalam-Singkohor

  SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E meresmikan pemakaian jalan tembus...

Kasus Korupsi di Dinas Syari’at Islam Gayo Lues Dilimpahkan ke PN Tipikor Banda Aceh

BLANGKEJEREN - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Gayo Lues telah melimpahkan berkas perkara...

Begini Kondisi Terkini Wastafel Disdik Provinsi di SMA/SMK Aceh Utara dan Lhokseumawe

ACEH UTARA – Pengadaan ratusan wastafel dan sumur bor oleh Dinas Pendidikan Provinsi Aceh...

Harga Kopi Gayo Naik Lagi, Ini Daftar Terbaru

BLANGKEJEREN - Harga gabah kopi gayo di Kabupaten Gayo Lues kembali mengalami lonjakan. Harga...

Kasus Tanggul Cunda-Meuraksa: ‘Tugas Kejari Menegakkan Hukum, Bukan Bicara Untung-Rugi’

LHOKSEUMAWE – LSM Gerakan Transparansi dan Keadilan (GerTaK) kembali mempertanyakan perkembangan kasus dugaan korupsi...

Aceh Hari Ini: Show of Force Pejuang Aceh Melawan Jepang

Usai salat hajat dan salat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman, Residen Aceh Teuku Nyak...

UAS Resmikan Pesantren Darul Affani, Ziarah ke Oboh, Hadiri Peringatan Satu Dekade PMDR

SUBULUSSALAM - Ustadz Abdul Somad (UAS) meresmikan Pondok Pesantren Darul Affani Desa Harapan Baru,...

‘PLTU Lhoknga tak Beroperasi, PT SBA Berpotensi Rugikan Keuangan Negara 15 Miliar/Hari’

BANDA ACEH - Direktur Koalisi NGO HAM Aceh, Zulfikar Muhammad, menemukan data baru terkait...

Kempo Tambah Medali Emas untuk Aceh

SENTANI – Perjuangan keras kenshi (atlet kempo) di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX...
Butuh CCTV, dapatkan di ACEH CCTV. ALAMAT: Jln Tgk Batee Timoh lr Peutua II, Gampong (Desa) Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh. Kode Pos 23114. TLP/WA : 0822.7700.0202 (MUSRIADI FAHMI). Taqiyya Cake and Bakery, Tersedia: Brownies, Bolu pandan, Bolpis, Bolu minyak, Bolu Sungkish, Ade, Donat, Serikaya, Raudhatul Jannah (082269952496), Perum Gratama Residence No 5 Mibo Lhoong Raya Banda Aceh. Kunjungi Showroom Honda Arista. Jl. Mr. Teuku Moh. Hasan No.100, Lamcot, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh 23242. Hubungi: No Tlp/WA : 082236870608 (Amirul Ikhsan). Kunjungi Usaha Cahaya Meurasa/ Kue Kacang Alamat: Perumahan Cinta Kasih, Gampong (Desa) Neuheun, Kec. Masjid Raya, Aceh Besar. Tersedia Kue Malinda/Kacang dan Nastar. Hubungi TLP/WA: 085277438393 (Nurjannah) - Bimbel Metuah, Almt: Jl. Seroja No. 5, Ie Masen Kayee Adang, Ulee Kareng, Banda Aceh. HP/WA: 0823 6363 2969 (Ola). Instagram: @bimbelmetuah @metuah_privat