26.2 C
Banda Aceh
Selasa, Agustus 9, 2022

Ini Hasil Pertemuan Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Utara Soal Participating Interest Blok B

BANDA ACEH – Perwakilan Pemerintah Aceh bersama PT PEMA dan PT PGE mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara membahas Participating Interest (PI) Blok B. Hasilnya, disepakati secara tertulis dalam bentuk Minutes of Meeting (MOM) bahwa pengelolaan PI 10 persen diserahkan kepada PT Pase Energi Migas, Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) yang dibentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Aceh Utara.

Dalam pertemuan di aula Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh, Jumat, 3 September 2021, itu Pemerintah Aceh Utara diwakili Asisten II Sekda Risawan Bentara, Kabag Ekonomi Fadli, Ketua DPRK Arafat Ali, Ketua Komisi III DPRK Razali Abu, Sekretaris Komisi III Jufri Sulaiman, Anggota Komisi III yang juga Anggota Tim Migas Aceh Utara Zubir HT., dan Direktur Utama PT Pase Energi Migas Azman Hasballah.

Dari Pemerintah Aceh hadir Kepala Dinas ESDM Mahdinur, Kepala Biro Perekonomian Setda Aceh Amirullah, Direktur Migas PT Pembangunan Aceh (PEMA) Hasballah, dan Direktur Utama PT Pema Global Energi (PGE) Teuku Muda Ariaman.

“Dalam rapat tertutup tersebut disepakati pengelolaan dan penerimaan Participating Interest 10% pada Wilayah Kerja/Blok B adalah PT Pase Energi Migas yang merupakan BUMD milik Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, sesuai dengan Permen Nomor 37 Tahun 2016,” bunyi pernyataan dalam siaran pers dikirim pihak Komisi III DPRK Aceh Utara kepada portalsatu.com, Jumat sore.

Permen dimaksud adalah Peraturan Menteri ESDM Nomor 37 Tahun 2016 tentang Ketentuan Penawaran Participating Interest 10 Persen pada Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi. Dalam Permen ESDM itu disebutkan Participating Interest 10% adalah besaran maksimal sepuluh persen participating interest pada Kontrak Kerja Sama yang wajib ditawarkan oleh Kontraktor kepada Badan Usaha Milik Daerah atau Badan Usaha Milik Negara.

Ketua Komisi III DPRK Aceh Utara, Razali Abu, mengatakan kesepakatan pengelolaan Participating Interest (PI) 10% untuk Aceh Utara adalah sebuah langkah baru dalam pengelolaan migas di Aceh. Di mana Pemerintah Aceh menyerahkan sepenuhnya hak pengelolaan PI 10% kepada BUMD Aceh Utara yaitu PT Pase Energi Migas (Perseroda).

“Dari tahun 1974 Wilayah Kerja B dikuasai Mobil Oil sampai kemudian dua tahun terakhir dikelola oleh Pertamina Hulu Energi (PHE), Pemerintah Aceh Utara tidak mendapatkan hak Participating Interest yang merupakan kewajiban kontraktor pelaksana sebagaimana disebutkan di dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia,” kata Razali Abu didampingi Sekretaris Komisi III DPRK Aceh Utara, Jufri Sulaiman, dan Anggota Tim Migas Aceh Utara Zubir HT.

Baca juga: PHE Serahkan Blok B Kepada PGE, Ini Kata BPMA Soal Potensi Pengembangan Migas

Komisi III DPRK Aceh Utara mengapresiasi kebijakan Pemerintah Aceh yang menyerahkan sepenuhnya hak pengelolaan PI Wilayah Kerja B kepada BUMD Aceh Utara.

“Sebagaimana kita ketahui proses penawaran PI melibatkan lintas sektoral mulai dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) sebagai operator, BPMA sebagai regulator, kementerian terkait sebagai evaluator yang juga merupakan pihak yang memberi persetujuan hingga pemerintah daerah melalui BUMD sebagai pihak yang akan menerima penawaran PI,” ujar Razali Abu.

“Dan, Alhamdulillah, hari ini sudah ada kesepakatan tertulis dalam bentuk Minutes of Meeting (MOM) antara perwakilan Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara bahwa Pemerintah Aceh melalui Kadis ESDM telah sepakat untuk menyerahkan sepenuhnya pengelolaan PI kepada BUMD Aceh Utara dalam hal ini PT Pase Energi Migas sebagai holding. Ini menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang baru untuk Kabupaten Aceh Utara,” tambah Razali Abu.

Razali Abu menyebut Komisi III DPRK Aceh Utara baik yang terlibat di dalam Tim Migas maupun tidak terlibat, bersama Pemkab tetap komit memperjuangkan hak Aceh Utara di Wilayah Kerja B. “Sehingga keberadaan dan kekayaan alam Aceh Utara bisa bermanfaat secara keberlanjutan untuk pembangunan di Aceh Utara,” pungkasnya.[](ril)

Lihat pula: Ketua DPRK Aceh Utara Desak PGE Segera Perbaiki Jalan Line Pipa yang Rusak Parah

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA POPULER

Terbaru

Ini Kata Kadisperindagkop Aceh Utara Soal Gedung Sentra Bordir di Muara Batu

LHOKSUKON - Pemerintahan Aceh Utara akan memfungsikan Gedung Sentra Bordir Industri Kecil Menengah (IKM)...

RKUA-PPAS Lhokseumawe TA 2023: Belanja Modal ‘Terjun Bebas’

LHOKSEUMAWE – Pagu Belanja Modal diajukan Pemko Lhokseumawe dalam Rancangan Kebijakan Umum APBK serta...

Kota Subulussalam Juara II Pavilum pada Aceh Culinary Festival 2022

SUBULUSSALAM - Team Paviliun Kota Subulussalam berhasil meraih juara II sebagai paviliun kuliner terbaik...

Wali Nanggroe Kembali Gelar Pertemuan Upaya Revitalisasi PT KKA

BANDA ACEH – Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud, kembali menggelar pertemuan dengan pihak-pihak terkait...

Jufri Sulaiman Desak Pj Bupati Aceh Utara Aktifkan Gedung Sentra Bordir IKM Ule Madon

LHOKSUKON – Anggota DPRK Aceh Utara, Jufri Sulaiman, mendesak Penjabat Bupati Azwardi Abdullah segera...

Gayo Lues Gelar Festival Seni Budaya Gayo Berhadiah Rp 80 Juta, Ini Jadwalnya

BLANGKEJEREN - Dinas Pariwisata Kabupaten Gayo Lues akan menggelar Festival Seni Budaya Gayo dengan...

Rakernas Apeksi di Padang, Pj Wali Kota Lhokseumawe Usung ‘Kota Beriman dan Kreatif’

PADANG – Penjabat Wali Kota Lhokseumawe Dr. Imran, MA.Cd., mengusung 'Kota Beriman dan Kreatif'...

Ini Sejumlah Langkah Presiden Joe Biden untuk Perangi Perubahan Iklim

Presiden Amerika Serikat Joe Biden, mengumumkan sejumlah langkah baru yang sederhana untuk memerangi perubahan...

Peringati HAN, Dinkes Aceh Sediakan Layanan Imunisasi Anak

BANDA ACEH - Dinas Kesehatan Aceh membuka gerai imunisasi bagi anak dalam peringatan Hari...

Ini Kata TA Khalid saat Bimtek Kelompok Tani Hutan Digelar BPDAS Krueng Aceh

LHOKSEUMAWE - Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDAS-HL) Krueng Aceh menggelar...

BPSDM Aceh: Tak Ada Program Beasiswa 2022, Kecuali Kerja Sama dengan Politeknik

BANDA ACEH - Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Syaridin, S.Pd., M.Pd.,...

HMI Pertanyakan Beasiswa Aceh 2022

BANDA ACEH - Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Aceh mempertanyakan kejelasan program...

Di Kala TNI Bantu Selamatkan Batu Nisan Aceh

Oleh: Thayeb Loh Angen Pujangga asal Sumatra Aceh Pada pagi cerah itu, puluhan orang berseragam tentara,...

Pentagon Tunjuk Patrick Ryder Jadi Juru Bicara Baru

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin telah menunjuk seorang Brigadir Jenderal Angkatan Udara sebagai...

Ini Kata Haizir Sulaiman Tentang Kado HUT ke-49 Bank Aceh

BANDA ACEH - Bank Aceh berhasil menjadi bank yang terbaik di kelasnya atau menduduki...

HUT Ke-49: Bank Aceh Gagasan Besar Bagi Perbankan Syariah di Tanah Air

BANDA ACEH - Dalam perjalannya selama 49 tahun, Bank Aceh masih menjadi penguasa pasar...

BPMA dan Medco E&P Malaka Inspeksi Jalur Pipa, Ini Tujuannya

BANDA ACEH – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS),...

Armia Jamil Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua IJTI Korda Lhokseumawe Raya

LHOKSEUMAWE - Armia Jamil terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI)...

Soal Kasus Proyek Monumen Samudra Pasai, Nasir Djamil: Kalau Ragu, Hentikan Saja!

LHOKSEUMAWE - Anggota Komisi III/Hukum DPR RI, M. Nasir Djamil, menyoroti penetapan lima tersangka...

Ini Kata Ketum IJTI Soal Pentingnya Pemberitaan Membawa Aceh Lebih Kondusif

LHOKSEUMAWE – Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (Ketum IJTI), Herik Kurniawan, mengajak para...