25.5 C
Banda Aceh
Jumat, Desember 2, 2022

Ini Hasil Pertemuan Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Utara Soal Participating Interest Blok B

BANDA ACEH – Perwakilan Pemerintah Aceh bersama PT PEMA dan PT PGE mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara membahas Participating Interest (PI) Blok B. Hasilnya, disepakati secara tertulis dalam bentuk Minutes of Meeting (MOM) bahwa pengelolaan PI 10 persen diserahkan kepada PT Pase Energi Migas, Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) yang dibentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Aceh Utara.

Dalam pertemuan di aula Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh, Jumat, 3 September 2021, itu Pemerintah Aceh Utara diwakili Asisten II Sekda Risawan Bentara, Kabag Ekonomi Fadli, Ketua DPRK Arafat Ali, Ketua Komisi III DPRK Razali Abu, Sekretaris Komisi III Jufri Sulaiman, Anggota Komisi III yang juga Anggota Tim Migas Aceh Utara Zubir HT., dan Direktur Utama PT Pase Energi Migas Azman Hasballah.

Dari Pemerintah Aceh hadir Kepala Dinas ESDM Mahdinur, Kepala Biro Perekonomian Setda Aceh Amirullah, Direktur Migas PT Pembangunan Aceh (PEMA) Hasballah, dan Direktur Utama PT Pema Global Energi (PGE) Teuku Muda Ariaman.

“Dalam rapat tertutup tersebut disepakati pengelolaan dan penerimaan Participating Interest 10% pada Wilayah Kerja/Blok B adalah PT Pase Energi Migas yang merupakan BUMD milik Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, sesuai dengan Permen Nomor 37 Tahun 2016,” bunyi pernyataan dalam siaran pers dikirim pihak Komisi III DPRK Aceh Utara kepada portalsatu.com, Jumat sore.

Permen dimaksud adalah Peraturan Menteri ESDM Nomor 37 Tahun 2016 tentang Ketentuan Penawaran Participating Interest 10 Persen pada Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi. Dalam Permen ESDM itu disebutkan Participating Interest 10% adalah besaran maksimal sepuluh persen participating interest pada Kontrak Kerja Sama yang wajib ditawarkan oleh Kontraktor kepada Badan Usaha Milik Daerah atau Badan Usaha Milik Negara.

Ketua Komisi III DPRK Aceh Utara, Razali Abu, mengatakan kesepakatan pengelolaan Participating Interest (PI) 10% untuk Aceh Utara adalah sebuah langkah baru dalam pengelolaan migas di Aceh. Di mana Pemerintah Aceh menyerahkan sepenuhnya hak pengelolaan PI 10% kepada BUMD Aceh Utara yaitu PT Pase Energi Migas (Perseroda).

“Dari tahun 1974 Wilayah Kerja B dikuasai Mobil Oil sampai kemudian dua tahun terakhir dikelola oleh Pertamina Hulu Energi (PHE), Pemerintah Aceh Utara tidak mendapatkan hak Participating Interest yang merupakan kewajiban kontraktor pelaksana sebagaimana disebutkan di dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia,” kata Razali Abu didampingi Sekretaris Komisi III DPRK Aceh Utara, Jufri Sulaiman, dan Anggota Tim Migas Aceh Utara Zubir HT.

Baca juga: PHE Serahkan Blok B Kepada PGE, Ini Kata BPMA Soal Potensi Pengembangan Migas

Komisi III DPRK Aceh Utara mengapresiasi kebijakan Pemerintah Aceh yang menyerahkan sepenuhnya hak pengelolaan PI Wilayah Kerja B kepada BUMD Aceh Utara.

“Sebagaimana kita ketahui proses penawaran PI melibatkan lintas sektoral mulai dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) sebagai operator, BPMA sebagai regulator, kementerian terkait sebagai evaluator yang juga merupakan pihak yang memberi persetujuan hingga pemerintah daerah melalui BUMD sebagai pihak yang akan menerima penawaran PI,” ujar Razali Abu.

“Dan, Alhamdulillah, hari ini sudah ada kesepakatan tertulis dalam bentuk Minutes of Meeting (MOM) antara perwakilan Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara bahwa Pemerintah Aceh melalui Kadis ESDM telah sepakat untuk menyerahkan sepenuhnya pengelolaan PI kepada BUMD Aceh Utara dalam hal ini PT Pase Energi Migas sebagai holding. Ini menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang baru untuk Kabupaten Aceh Utara,” tambah Razali Abu.

Razali Abu menyebut Komisi III DPRK Aceh Utara baik yang terlibat di dalam Tim Migas maupun tidak terlibat, bersama Pemkab tetap komit memperjuangkan hak Aceh Utara di Wilayah Kerja B. “Sehingga keberadaan dan kekayaan alam Aceh Utara bisa bermanfaat secara keberlanjutan untuk pembangunan di Aceh Utara,” pungkasnya.[](ril)

Lihat pula: Ketua DPRK Aceh Utara Desak PGE Segera Perbaiki Jalan Line Pipa yang Rusak Parah

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA POPULER

Terbaru

Berikan Bonus Atlet Peraih Medali Popda Aceh Barat, Ini Harapan Pj Bupati Pidie

SIGLI - Sebanyak 40 atlet dan pelatih Pidie peraih medali di Pekan Olahraga Pelajar...

PN Lhoksukon Tolak Praperadilan Tersangka Kasus Monumen Samudra Pasai

ACEH UTARA - Pengadilan Negeri Lhoksukon memutuskan menolak permohonan praperadilan yang diajukan kuasa hukum...

Urang Tue dan Camat Terangun Usulkan Pj Pengulu Tongra dan Garut, Ini Namanya

BLANGKEJEREN - Urang Tue dan Camat Terangun, Kabupaten Gayo Lues, mengusulkan nama Pj. Pengulu...

Tingkatkan Pemberdayaan UMKM, PT PIM Raih Penghargaan dari Pupuk Indonesia

SURABAYA - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) memperoleh penghargaan kontribusi peningkatan pemberdayaan Usaha Mikro...

Hari Ketiga Pekan Imunisasi Polio di Pidie Capai 47 Ribu Lebih, Ini Kecamatan Tertinggi

SIGLI - Hingga hari ketiga Pekan Imunisasi Polio di Kabupaten Pidie, mencapai 47.331 anak...

Pimpinan dan Anggota MPU Aceh Utara 2023-2027 Dikukuhkan, Ini Kata Pj Bupati Azwardi

LHOKSUKON - Penjabat Bupati Aceh Utara, Azwardi, AP., M.Si., menghadiri pengukuhan Ketua, Wakil Ketua,...

Pendaftar Try Out PPPK Membludak, KNPI Gayo Lues Pindahkan Lokasi

BLANGKEJEREN - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Gayo Lues terpaksa memindahkan lokasi Try...

Pj Bupati Aceh Utara Lepas Kontingen 15 Cabor ke Pora Pidie

ACEH UTARA - Penjabat Bupati Aceh Utara, Azwardi Abdullah, melepas keberangkatan kontingen 15 cabang...

Walkot Subulussalam Janjikan Bonus Rp10 Juta Peraih Medali Emas di PORA Pidie 2022

SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E melepas keberangkatan kontingen Subulussalam...

Anggaran TPP Sampai Rp15 Miliar, Ketua DPRK Subulussalam: Laporan Kinerja Harus Real Jangan Manipulasi

SUBULUSSALAM - Ketua DPRK Subulussalam, Ade Fadly Pranata Bintang, S. Ked mengatakan pemerintah memplotkan...

DPRK Sahkan APBK Kota Subulussalam Tahun 2023 Rp 686 Miliar

SUBULUSSALAM - Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam menyetujui dan mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja...

Tim Dinas Pengairan Provinsi Turun ke Tanggul Sungai yang Rusak di Aceh Utara

LHOKSUKON - Tim Dinas Pengairan Aceh turun ke Kabupaten Aceh Utara, Ahad, 27 November...

Disiapkan Layani Atlet PORA XIV Pidie, Pj Bupati Tinjau Kesiapan Dua Rumah Sakit

SIGLI - Dua rumah sakit (RS) milik Pemerintah Kabupaten Pidie disiapkan melayani atlet dari...

Tiga Artis Aceh Penutup Parade Maestro Seudati di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Penampilan tiga artis Aceh, Jol Pase, Acun Lhok, dan Safira, menutup Parade...

Hadiri Rakornas Investasi 2022, Pj Wali Lhokseumawe Siap Ikuti Arahan Presiden

JAKARTA - Pj. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Imran, mengikuti pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas)...

Kakanwil Kemenkumham Aceh Kunjungi Pengungsi Rohingya di Bekas Kantor Imigrasi Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh, Drs. Meurah...

Ini Pagu Pokir Anggota DPRK Aceh Utara dan Lhokseumawe dalam RAPBK 2023

LHOKSEUMAWE – DPRK Aceh Utara dan Lhokseumawe telah menyetujui alias ketuk palu Rancangan Qanun...

Kakanwil Kemenkumham Aceh Tunjuk Efendi Plt. Kalapas Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh, Drs. Meurah...

MaTA: Anggaran Titipan di BRA Rp13 Miliar Penting Dilidik dan Audit

BANDA ACEH - Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) meminta aparat penegak hukum menyelidiki (lidik) pengelolaan...

Imran Paparkan Kebijakan Pengembangan Lhokseumawe, saat jadi Dosen Tamu di Universitas Indonesia

JAKARTA - Pj. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Imran, M.Si., MA.Cd., menjadi dosen tamu pada...