Sejarawan Aceh M Nur El Ibrahimy dalam buku Mata Rantai yang Hilang dari Sejarah Perjuangan Kemerdekaan Indonesia di Aceh terbitan Grasindo, Jakarta, 1996 mengugkapkan, Knottenbelt merupakan perwira Belanda pertama yang terjun dengan payung di Sumatera setelah Jepang menyerah. Dia anak keluarga Belanda yang bertahun-tahun menetap di Inggris.
Lebih lengkap tentang kisah kegagalan Knottenbelt mengkonsolidasi kembali bekas tentara KNIL di Aceh juga ditulis sendiri oleh Knottenbelt dalam catatan hariannya yang dimuat di majalah Vrij Nederland.
Sebelum ke Aceh, Knottenbelt berhasil mengumpulkan bekas-bekas tentara KNIL di Sumatera Utara, sehingga dalam berbagai pertempuran Belanda berhasil menduduki kota-kota strategis. Namun pada masa itu pasukan Belanda dan sisa-sisa tentara KNIL hanya mampu menguasai sampai Pematang Siantar. Belanda belum berani masuk ke Aceh.
Untuk mengkonsolidasi kembali bekas tentara KNIL di Aceh, maka Knottenbelt “menyusup” ke Aceh hingga sampai ke Banda Aceh melalui jaringan bekas pejabat sipil Belanda di Aceh. Knottenbelt berencana mengirim satu unit dari sesi ADCS dari pasukan 136 (Force 136) ke Banda Aceh, dan akan langsung dipimpin oleh Knottenbelt sendiri.
Sampai di Banda Aceh, Knottenbelt menempati sebuah rumah di sebelah barat lapangan Blang Padang. Sebelum ia berhasil mengumpulkan sisa-sisa pasukan KNIL di Aceh, keberadaannya diketahui pejuang Aceh. Ia diintimidasi oleh para pejuang Aceh dengan berbagai cara. Malah ratusan rakyat dibawa untuk unjuk rasa mengusir Knottenbel dari Aceh.
Merasa gagal di Aceh, Knottenbel akhirnya kembali ke Sumatera Utara. Karena itu pula, pada agresi Belanda kedua ke Indonesia, Aceh menjadi satu-satunya daerah yang tidak lagi dimasuki oleh Belanda. Itu pula salah satu alasan Presiden Soekarno menggelar Aceh sebagai daerah modal.
Tentang kegagalan Knotenbel di Aceh juga bisa dibaca dalam buku The Blood of the People-Revolution and the end of Traditional Rule in Nothern Sumatera yang ditulis Anthony Reid. Buku ini diterbitan pada tahun 1979 oleh University Press.[**]



