TAKENGON – Sebelas pondok pesantren di Aceh Tengah meramaikan Musabaqah Qira'atul Kutub (MQK-lomba baca kitab kuning) serta debat bahasa Arab dan bahasa Inggris. Acara ini dilangsungkan di gedung Pendari Kota Takengon, Senin, 13 Maret 2017.
Kadis Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Aceh Tengah Alam Syuhada mengatakan, acara tersebut akan dilangsungkan selama tiga hari.
Adapun cabang lomba MQK kategori putra tingkat Ula diikuti 16 peserta dan putri 15 peseta. Sementara MQK tingkat Wusta diikuti 12 peserta putra dan 15 peserta putri, dan MQK tingkat Aliyah diikuti 11 peserta putra dan 11 peserta putri. Adapun debat bahasa Arab dan Inggris diikuti oleh lima grup putra dan putri.
“Acara ini kita harapkan menjadi motivasi bagi santri-santri di Aceh Tengah,” ujarnya.
Agenda itu, kata Alam Syuhada, juga dimaksud untuk menjaring santri yang memiliki kecerdasan tinggi dalam memahami ilmu fiqih, sekaligus mempersiapkan santri terbaik Aceh Tengah untuk diikutsertakan dalam berbagai cabang kegiatan baca kitab kuning, baik di tingkat provinsi maupun nasional.[] (*sar)


