IDI RAYEK – Setelah tahun lalu, kini Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2015 dari Badan Pemeriksa Keuangan-Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Aceh.
Informasi yang dihimpun portalsatu.com, Penghargaan Opini WTP diberikan langsung di Gedung BPK-RI Perwakilan Aceh di Banda Aceh, kemarin Kamis 28 Juli 2016 sekira pukul 18:00. Yang disaksikan oleh sejumlah pejabat Aceh Timur diantaranya Ketua DPRK Aceh Timur, Marzuki Ajad, Sekda Aceh Timur M. Ikhsan Ahyat, S.STP, M.AP, Kepala Inspektorat Aceh Timur, Muhammad, SH, MH dan Kepala DPKKD Aceh Timur, T. Munzar, SE
LHP Tahun Anggaran 2014 kita WTP. Alhamdulillah kita kembali mendapat WTP. Ini semua berkat kerjasama dan kerja keras semua pihak, termasuk para kepala SKPK dalam menyiapkan laporan keuangan masing-masing instansi, kata Bupati Aceh Timur, H.Hasballah HM.Thaib atau Rocky.
Menurut Bupati Aceh Timur, mempertahankan Opini WTP yang diberikan BPK-RI tahun kedua, dinilai bukan hal yang gampang, karena mempertahankan lebih berat dibanding meraih. Sehingga kerja keras tersebut patut diapresiasi dan dihargai.
Aceh Timur mampu mempertahankan Opini WTP kali kedua untuk LHP Tahun Anggaran 2015. Ini semua berkat kerja pimpinan dan jajaran SKPK yang mampu mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran sesuai dengan ketentuan dan aturan yang ada, kata Rocky.
Dia berharap, opini WTP yang diraih Aceh Timur terus dipertahankan ditahun-tahun berikutnya.
Opini WTP ini bukan tujuan akhir, karena opini tersebut salah satu jalan menuju tata pengelolaan keuangan yang baik demi kesejahteraan seluruh masyarakat Aceh Timur, ujar Rocky.
Ketua DPRK Aceh Timur, Marzuki Ajad dalam kesempatan yang sama mengatakan, selaku pihak legislatif akan terus mengawasi atas Opini yang diberikan BPK-RI kali kedua untuk Pemkab Aceh Timur.
Muda-mudahan ditahun mendatang juga akan memperoleh predikat yang sama demi kemajuan dan pembangunan dalam sistem pengelolaan keuangan daerah, kata Ketua DPRK Aceh Timur.//adv


