BANDA ACEH – Asian Football Confederation atau AFC akhirnya merestui perhelatan Aceh Solidarity Cup atau Tsunami Cup yang akan diselenggarakan di Stadion Harapan Bangsa Lhoong Raya, Aceh, pada 2-6 Desember 2017. Hal ini disampaikan Sekjen AFC Dato Windsor John melalui surat yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PSSI, Senin, 20 November 2017 kemarin.
Kabar ini kemudian disampaikan panitia pelaksana Aceh Solidarity Cup bersama promotor kegiatan kepada awak media di Banda Aceh, Selasa, 21 November 2017 malam. Dalam surat tersebut, Dato menyebutkan AFC merestui Aceh menjadi tuan rumah kegiatan sepakbola bertaraf internasional ini.
“Kami dengan senang hati mengonfirmasi bahwa kita tidak keberatan dengan tanggal dan tempat,” tulis Dato' Windsor John.
Dalam hal ini, Dato' Winsor berharap dapat menerima laporan pertandingan sesuai dengan Pasal 13 Peraturan AFC mengenai Peraturan Internasional sesuai peraturan dan Pasal 12 Peraturan FIFA yang memihak pada pertandingan Internasional.
Menyikapi hal ini, Sekretaris Jenderal Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Heru Nugroho, menyambut baik restu AFC tersebut. Dia menyebutkan, sudah lama Indonesia tidak memiliki turnamen internasional yang melibatkan tim nasional seperti Aceh Solidarity Cup ini.
“Setelah sekian tahun, baru kali ini ada dan itu di Aceh,” kata Heru.
Dia mengatakan ini merupakan berkah bagi dunia sepakbola di tanah air, khususnya di Aceh. Tentu saja dalam pelaksanaan ini semua pihak diminta bermain profesional karena dipantau langsung oleh AFC.
“Sementara pesan gubernur kepada panitia untuk diagendakan rutin setiap tahun,” kata Heru.
Dia berharap event tersebut dapat menjadi kegiatan tahunan yang diselenggarakan di Aceh. Menurutnya jika di Jepang memiliki Suzuki Cup, Thailand memiliki King Cup, dan Malaysia ada Tiger Cup, “maka Indonesia ada Aceh Solidarity Cup yang melibatkan tim nasional dari negara-negara di Asia, yang diselenggarakan di Aceh.”
Heru mengatakan semua hal terkait pelaksanaan Aceh Solidarity Cup ini telah mendapat izin dari semua pihak. “BOPI, PSSI, AFC semuanya sudah beres. Tinggal izin keramaian. Kita harap ini tidak bermasalah. Mari sama-sama kita sukseskan kegiatan ini, supaya setiap tahun kegiatan ini bisa diselenggarakan,” kata Heru.
Dia mengatakan kesuksesan kegiatan ini akan memunculkan persepsi positif terkait keamanan di Aceh. Menurutnya ini juga akan berdampak baik bagi iklim investasi daerah.
“Moga-moga terlaksana dengan baik,” ujar Heru lagi.[]


