BANDA ACEH – The Aceh Institute akan menggelar diskusi bertemakan “Politik, Dana Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan”, di D’Rodya Café, Banda Aceh, Rabu, 21 September 2016, pagi.

Diskusi ini akan menghadirkan para narasumber, yaitu Dr. Armiadi Musa (Baitul Mal Aceh), Dr. Ali Amin (FE Unsyiah), Jamaluddin T. Muku (Komisi VII DPRA) dan Safaruddin (Dinas Keuangan Aceh).

“Kegiatan ini rangkaian ketiga diskusi Tesis-Tesis Pilkada yang dilaksanakan The Aceh Institute. Diskusi ini juga mengundang para elemen organisasi masyarakat sipil serta akademisi ekonomi berbagai universitas di Banda Aceh,” kata Publications Manager The Aceh Institute, Danil Akbar Taqwadin, M.Sc., melalui siaran pers diterima portalsatu.com, Selasa, 20 September 2016

Adapun tujuan kegiatan ini berupaya menjawab beberapa pertanyaan, antara lain bagaimana korelasi antara dinamika politik, sosial dan ekonomi, serta kaitannya dengan pengelolaan dana rakyat. Selain itu, bagaimana pengelolaan dana rakyat dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Juga, bagaimana dinamika distribusi peruntukkan anggaran di tataran pemerintah memberikan dampak terhadap angka kemiskinan di Aceh yang masih tinggi (terbawah kedua setelah Provinsi Bengkulu). Bagaimana pendekatan ekonomi syariah melihat tantangan dan peluang untuk memperbaiki hal ini? Dan secara spesifik, bagaimana upaya Baitul Mal Aceh dalam memberikan alternatif terhadap pengentasan kemiskian di Aceh serta tantangannya?”

Danil mengatakan, diskusi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pemerintah dan masyarakat luas untuk memahami persoalan kesejahteraan di Aceh. Selain itu, dari diskusi ini diharapkan mampu melahirkan gagasan terhadap visi, misi, program dan implementasi pembangunan yang akan dicanangkan oleh para kandidat kepala daerah Aceh nantinya.[](rel)