SUBULUSSALAM – Prestasi siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di lingkungan Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kota Subulussalam pada ajang olimpiade baik tingkat provinsi maupun nasional masih minim prestasi. Seperti ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).
Rendahnya prestasi tersebut terungkap dalam seminar sehari O2SN dan FLS2N bagi 42 guru dan 8 siswa berprestasi yang dilaksanakan Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Subulussalam di aula Kantor Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Subulussalam, Selasa 20 September 2016.
Amarullah, Wakil Ketua MPD selaku panitia seminar mengatakan ada beberapa penyebab rendah prestasi siswa tingkat SMP seperti kurangnya dukungan pihak terkait, persiapan menjelang olimpiade kurang maksimal serta sistem seleksi calon peserta O2SN dan FLS2N yang tidak maksimal menjadi penyebab rendahnya prestasi selama ini.
Ia mengatakan tujuan seminar ini untuk mencari penyebab lainnya terhadap rendahnya prestasi siswa tingkat SMP, sekaligus menjadi bahan rekomendasi MPD kepada pemerintah Kota Subulussalam, agar ke depan siswa SMP bisa mengukir prestasi baik di tingkat provinsi maupun nasional.
Seminar ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Subulussalam, Drs. Salmaza sekaligus membuka kegiatan tersebut.
Dalam arahannya Salmaza berharap pihak terkait Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) untuk melakukan evaluasi terhadap semua persoalan yang menyangkut dengan O2SN, FLS2N sangat diperlukan. Hal ini untuk meningkatkan prestasi pendidikan di Bumi Sada Kata.[]
Laporan Sudirman


