Jumat, Juli 19, 2024

Rekomendasi HUDA Berisi 22...

BANDA ACEH - Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh (PB HUDA) mengeluarkan rekomendasi...

Lebih 170 Bangunan Rusak...

ACEH UTARA - Sebanyak 173 bangunan dilaporkan rusak akibat diterjang badai (hujan deras...

Inilah Struktur Lengkap Kepengurusan...

BANDA ACEH - Ketua Umum Majelis Syuriah Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh...

Samsul Azhar Dilantik sebagai...

BANDA ACEH - Pj. Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, melantik Samsul Azhar sebagai Pj....
BerandaAJI Angkat Isu...

AJI Angkat Isu Lingkungan, Ini Kata Wagub

BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, memuji langkah Aliansi Jurnalis Independen (AJI) yang mengangkat isu lingkungan sebagai bahan diskusi dalam Konferensi Kota AJI Banda Aceh ke 8. 

Menurut Wagub, tema lingkungan merupakan isu yang wajib dibicarakan, meski banyak pihak masih kurang tertarik membahasnya. 

“Langkah AJI yang mengangkat tema Kawasan Ekosistem Leuser menunjukkan AJI berbeda (dengan organisasi lain). Artinya wartawan yang tergabung di AJI masih konsen dan kritis terhadap isu yang menjadi perhatian dunia itu,” kata Wagub Nova saat mengikuti seminar bertema “Merumuskan Peran Jurnalis dalam Mengawal Kawasan Ekosistem Leuser”, yang diselenggarakan dalam Konferta AJI-8 di Grand Nanggroe, Sabtu (07/04/2018).

Isu lingkungan, khususnya Taman Nasional Gunung Leuser yang berada di kawasan Kawasan Ekosistem Leuser, merupakan persoalan urgent yang wajib untuk dibicarakan. Para wartawan dinilai memiliki peran besar untuk berkontribusi lewat kampanye pemberitaan terhadap penyelesaian masalah yang universal tersebut. Seminar yang digelar AJI tersebut, menandakan bahwa AJi peduli dan ikut memikirkan apa yang harus dilakukan demi generasi yang akan datang.

“Terimakasih untuk AJI atas sikap kritis ini,” kata Wagub Nova. 

Wagub meminta agar jurnalis bisa terus mengampanyekan keselamatan Leuser yang luasnya mencapai 2,6 juta hektar. Jika Leuser lestari, maka kawasan penyimpan cadangan air, pengendali iklim mikro dan penyerap karbon itu tetap terjaga. 

Isu lingkungan juga menjadi salah satu prioritas yang menjadi program unggulan Pemerintah Aceh lewat program Aceh Green. Salah satu langkah yang dilakukan pemerintah adalah dengan merekrut 2.000 tenaga kontrak yang ditugaskan menjaga kawasan hutan.[] (Rilis)

Baca juga: