27 C
Banda Aceh
Rabu, Oktober 27, 2021

Al-Walid MZ, Anak Berprestasi Mengharumkan Aceh, Ayahnya Bilang ‘Rumoh Meulestrek Golom Na’

Usianya baru 13 tahun. Muhammad Al-Walid bin Munazir atau Al-Walid MZ sudah membawa pulang banyak piala dan sertifikat ke rumahnya. Dia mengikuti jejak abang kandungnya, Muhammad Kamal Kharazi MZ (18), yang juga berprestasi. Anak yang punya bakat berdakwah dan pembawa puitisasi atau saritilawah itu telah mengharumkan nama Aceh sampai tingkat nasional.

Al-Walid MZ merupakan anak kedua dari empat bersaudara dari pasangan suami istri, Munazir Umar (45) dan Maryana (38). Keluarga ini tinggal di Gampong Meunasah Buket, Kemukiman Buloh Blang Ara, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara.

Saat ini, Al-Walid tercatat sebagai siswa kelas II Sekolah Menengah Pertama (SMP) Terpadu Al-Jamiatul Islamiyah, Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

Suara merdu dimiliki Al-Walid mendukung beragam bakat yang mengantarnya meraih berbagai prestasi tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional. Di antaranya, juara I Cabang Syarhil Qur’an dalam Olimpiade Qur’an Tingkat Nasional Jilid III Tahun 2019 digelar LTTQ Fathullah UIN Jakarta, 18-21 Apri 2019. Saat itu, Al-Walid tampil bersama abang kandungnya, Kamal Kharazi sebagai pembawa saritilawah dan Mudasir pembaca tilawah.

Baca juga: Al-Walid MZ Gampong Buket Siap Tunjukkan Bakatnya pada IMB 2021

Sebelumnya, Al-Walid juara I Dai Cilik Tingkat Nasional Tahun 2017 di Medan, dan juara harapan I Dai Cilik Tingkat Nasional Tahun 2017 di Surabaya.

“Setelah menjuarai lomba dai cilik, Al-Walid sering mendapatkan undangan untuk mengisi dakwah ke sejumlah wilayah seperti Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen hingga Aceh Timur,” ujar Munazir kepada portalsatu.com melalui telepon seluler, Jumat, 8 Oktober 2021, malam.

Munazir menyebut Al-Walid tertarik menjadi pendakwah termotivasi dengan dai sejuta umat, (alm.) K.H. Zainuddin MZ. “Cita-citanya memang menjadi dai,” ucap Munazir akrab disapa Bang Pon.

Al-Walid juga memperoleh juara I lomba baca puisi tingkat nasional tahun 2018. Dia pernah pula mendapat juara lomba bercerita.

Pokok jih lee that, neujak u rumoh neukalon keudroe neuh piala dan sertifikat (banyak prestasinya, silakan datang ke rumah kami lihat sendiri piala dan sertifikat yang diperoleh Al-Walid),” ujar Bang Pon.

(Koleksi piala sebagai bukti prestasi Al-Walid dan Kamal Kharazi MZ. Foto for portalsatu)

Abang Al-Walid, Kamal Kharazi, juga anak berprestasi. Di antaranya, juara I Cabang Syarhil Qur’an Tingkat Olimpiade Nasional Tahun 2019 di Tangerang, juara I Cabang Syarhil Qur’an Tingkat Provinsi di Aceh Timur, dan juara harapan I Cabang Syarhil Qur’an pada MTQ Tingkat Nasional di Medan.

“Walaupun keduanya berhasil meraih banyak prestasi dan mengharumkan nama Aceh, tapi mereka belum pernah tersentuh (bantuan) dari pemerintah,” ungkap Bang Pon.

Ketika putranya mengikuti perlombaan, Bang Pon mengaku terpaksa meminta bantuan dana kepada Arafat, Ketua DPRK Aceh Utara, asal Kuta Makmur.

“Karena saya tidak punya kemampuan secara ekonomi. Saya lihat anak saya memiliki potensi, tapi tidak ada yang menolong saya, terpaksa mengemis,” kata ayah empat anak ini.

“Bukan dari daerah kita Aceh yang memberi perhatian, selama ini malah donatur dari Malaysia yang memberikan dana sebagai tanda apresiasi untuk prestasi anak saya. Orang Malaysia menunjukkan kepeduliannya setelah melihat bakat anak saya melalui YouTube,” tambah Bang Pon.

Bang Pon mengaku tidak memiliki pekerjaan tetap setelah menutup usaha jualan mi goreng di kedai kecil depan meunasah (surau) Gampong Buket. “Selama corona (pandemi Covid-19) sudah tutup, karena kurang laku, hanya tiga kilo (mi) sehari. Sebelumnya minimal lima kilo. Sekarang saya menganggur,” tuturnya.

Biaya kebutuhan sehari-hari untuk anak-anak? “Saat ini saya mengajar pengajian anak-anak, tempatnya di dalam rumah saya, setelah Zuhur sampai Ashar. Dulu ada sekitar 50 anak, sekarang tinggal 15 anak, mungkin karena orang tuanya juga tidak punya biaya. Jika ada diberikan sedekah oleh orang tua mereka untuk saya, cukup untuk beras satu bambu. Jika tidak, berarti puasa,” kata Bang Pon.

Nye neujak u rumoh, meulestrek golom na. Ka rayek aneuk-aneukkuh meulestrek golom na di rumoh (kalau anda datang ke rumah saya, bisa dilihat meteran listrik pun belum terpasang)” ucapnya.

Untuk penerangan di dalam rumahnya, Bang Pon mengatakan, “lon cangkok dari rumoh mertua (arus listrik dari rumah mertua)”.

“Yang ada bantuan dari gampong untuk saya, beras zakat fitrah. Dulu ada beras raskin, sekarang tidak ada lagi. (Dana) PKH juga tidak dapat,” tambah Bang Pon.

Bang Pon merasa bersyukur dua putranya berprestasi, sehingga ikut membantunya menyelesaikan pembangunan rumah.

Lheuh rumoh kuh nyan aneuk kuh peugot, ngen peng dijak dakwah, ngen peng lomba-lomba lagee nyan. Rumoh ta peugah semi permanen, tapi peu yang na kutipek. Meureumpok triplek, triplek ku tipek, meureumpok papeun, papeun ku tipek, meureumpok batako, batako ku tipek,” ujar Bang Pon.

Istrinya, Maryana adalah guru berstatus honorer murni di SD Negeri 20 Kuta Makmur. “SK honor murni sejak 2007. Lima tahun sebelumnya tenaga bakti lillahi taala. Sejak ada SK, honornya Rp300 ribu per bulan. Tahun ini hanya sampai bulan Juli kemarin,” ungkap Bang Pon.

“Hampir 20 tahun mengajar, tapi istri saya tidak diangkat-angkat (statusnya). Hari ini (Jumat, 8/10), keluar pengumuman hasil tes PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja)), tidak lulus lagi,” ucap Bang Pon diamini Maryana.

Namun, pasangan suami-istri itu kini merasa bahagia lantaran Al-Walid lolos menjadi salah satu peserta Indonesia Mencari Bakat (IMB) 2021 yang diproduksi Trans TV. Jika peserta lolos tahap audisi juri, baru bisa melanjutkan ke babak eliminasi hingga grand final. Ajang pencarian bakat ini juga melibatkan publik untuk menentukan bakat favorit melalui poling di media sosial.

“Mohon dukungan pemerintah daerah dan semua pihak untuk Al-Walid yang sedang mengikuti program IMB 2021,” ujar Bang Pon.

Menurut Bang Pon, selama ini banyak penampilan Al-Walid sebagai dai cilik yang direkam dan diunggah oleh orang lain ke platform media sosial YouTube.

Belakangan ini, anak bertalenta itu meng-cover atau menyanyikan kembali lagu dan di-upload melalui channel YouTube Kamal MZ Official. Di antaranya, “Haruskah Aku Mati Versi Sholawat”, dan “Satu Jiwa Sampai Tua”, yang dipopulerkan Arief, dinyanyikan kembali oleh Al-Walid MZ.

Al-Walid mengikuti program IMB 2021 karena dia ingin mengembangkan bakat menyanyi dan menjadi bintang layar kaca. “Karena tuntutan ekonomi juga kan,” ucap Bang Pon.[](nsy)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Warga Buat Laporan Terbuka Soal Tanggul Krueng Pase, Begini Respons Kementerian PUPR

LHOKSUKON - Marzuki, warga Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, membuat laporan terbuka kepada Kementerian...

Wali Nanggroe Aceh Kukuhkan Anggota Majelis Tuha Peut, Ini Nama-Namanya

BANDA ACEH – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar...

PLN Aceh Pasang Meteran Listrik di Rumah Al-Walid MZ, ‘Meugreb Laju Hu’

LHOKSEUMAWE – Muhammad Al-Walid MZ (13), anak berprestasi di Gampong Meunasah Buket, Buloh Blang...

Majelis Hakim Tunjuk Mediator Perkara Rekanan Gugat Dinas PUPR Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – Pengadilan Negeri Lhokseumawe menggelar sidang perkara gugatan Wakil Direktur III CV Muhillis...

Doa Agar Rezeki Mengalir Lancar

Tugas seorang Muslim adalah menjemput rezeki yang halal dengan cara-cara yang baik dan sesuai...

Ini Sosok Otoniel, Gembong Narkoba Ditangkap dalam Operasi Libatkan 500 Tentara dan 22 Helikopter

KOLOMBIA - Kolombia akhirnya berhasil menangkap gembong narkoba paling dicari, Dairo Antonio 'Otoniel' Usuga....

Pertamina Bersama Masyarakat Bersihkan Pantai dan Tanam Pohon di Aceh Utara

LHOKSEUMAWE - Pertamina Subholding Upstream Regional Sumatera Zona 1 bersama masyarakat dan mahasiswa menggelar...

Harga Kopi Gayo Terus Bergerak Naik, Ini yang Harus Dilakukan Pencinta Kopi

  BLANGKEJEREN - Harga kopi gayo di Kabupaten Gayo Lues terus melonjak naik sejak sebulan...

Babinsa Latih Warga Budi Daya Maggot untuk Hasilkan Uang

LHOKSUKON – Serda Samsudin, Babinsa Koramil 29/Lkh Kodim 0103/Aceh Utara, melatih masyarakat di Desa...

113 Atlet Panjat Tebing Aceh Perebutkan Tiket PORA Pidie

BANDA ACEH - Sebanyak 113 atlet panjat tebing putra dan putri dari kabupaten/kota se-Aceh...

Peningkatan Wawasan Keilmuan bagi Ratusan Imam Masjid dan Khatib di Subulussalam

SUBULUSSALAM - Ratusan Imam Masjid dan khatib mengikuti program pembinaan peningkatan kapasitas wawasan keilmuan...

Ini Kata Sekda Aceh saat Sosialisasi Vaksinasi di Dayah MUQ Pagar Air

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taqwallah, mensosialisasikan pentingnya vaksinasi Covid-19 bagi semua...

Ini Harapan Politikus Kepada Agam Inong Aceh 2021

BANDA ACEH – Muhammad Akkral (Kota Banda Aceh) dan Salwa Nisrina Authar Nyakcut Daulat...

Cerita Then Soe Na Keturunan Tionghoa Memeluk Islam

Hidayah bisa datang melalui orang-orang terdekat. Then Soe Na mengakui, cahaya petunjuk Illahi diterimanya...

Ini Jadwal Terbaru Seleksi CPNS 2021, Pengumuman Hasil SKD hingga Ujian SKB

JAKARTA – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS dipastikan mundur dari yang dijadwal sebelumnya....

Masyarakat Lancok-Lancok Rayakan Maulid, Teungku Imum: Umat Terbaik Meneladani Kekasih Allah

BIREUEN - Masyarakat Lancok-Lancok, Kecamatan Kuala, Bireuen, mengadakan kenduri untuk merayakan Maulid Nabi Besar...

Membangun Personal Mastery

Oleh: Muhibuddin, SKM Mahasiswa Pasca Sarjana Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK)  Personal...

Dayah Perbatasan Aceh Singkil Diminta Kembalikan Kejayaan Syekh Abdurrauf

SIGKIL - Sebanyak 10 tenaga kontrak/non-PNS tambahan sebagai tenaga administrasi, tenaga teknis, dan penunjang...

Belajar Digital yang Mudah, Murah, dan Aman

LHOKSUKON - Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh kembali bergulir....

BMK Bireuen Salurkan Zakat Rp1,9 Miliar kepada 3.047 Penerima, Ini Rinciannya

BIREUEN – Bupati Bireuen, Dr. H. Muzakkar A. Gani, S.H., M.Si., menyalurkan secara simbolis...
Butuh CCTV, dapatkan di ACEH CCTV. ALAMAT: Jln Tgk Batee Timoh lr Peutua II, Gampong (Desa) Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh. Kode Pos 23114. TLP/WA : 0822.7700.0202 (MUSRIADI FAHMI). Taqiyya Cake and Bakery, Tersedia: Brownies, Bolu pandan, Bolpis, Bolu minyak, Bolu Sungkish, Ade, Donat, Serikaya, Raudhatul Jannah (082269952496), Perum Gratama Residence No 5 Mibo Lhoong Raya Banda Aceh. Kunjungi Showroom Honda Arista. Jl. Mr. Teuku Moh. Hasan No.100, Lamcot, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh 23242. Hubungi: No Tlp/WA : 082236870608 (Amirul Ikhsan). Kunjungi Usaha Cahaya Meurasa/ Kue Kacang Alamat: Perumahan Cinta Kasih, Gampong (Desa) Neuheun, Kec. Masjid Raya, Aceh Besar. Tersedia Kue Malinda/Kacang dan Nastar. Hubungi TLP/WA: 085277438393 (Nurjannah) - Bimbel Metuah, Almt: Jl. Seroja No. 5, Ie Masen Kayee Adang, Ulee Kareng, Banda Aceh. HP/WA: 0823 6363 2969 (Ola). Instagram: @bimbelmetuah @metuah_privat