BerandaBerita Aceh UtaraPLN Aceh Cek Rumah Anak Berprestasi Tanpa Meteran Listrik, Ini Hasilnya

PLN Aceh Cek Rumah Anak Berprestasi Tanpa Meteran Listrik, Ini Hasilnya

Populer

ACEH UTARA – Tim Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Aceh mendatangani rumah orang tua Al-Walid MZ, anak berprestasi, di Gampong Meunasah Buket, Kemukiman Buloh Blang Ara, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, Senin, 11 Oktober 2021.

Kedatangan tim YBM PLN UIW Aceh, Mukhtar Juned, didampingi Manajer PLN ULP Lhokseumawe Kota, Pondes, disambut kedua orang tua Al-Walid MZ, Munazir Umar dan Maryana. Pasangan suami istri itu turut didampingi Saidi dan Nurhayati, mertua Munazir alias Bang Pon. Rumah Bang Pon berdampingan dengan rumah mertuanya.

Mukhtar Juned bersama Pondes datang ke rumah itu untuk melakukan survei (mengecek langsung) setelah memperoleh informasi rumah orang tua Al-Walid belum memiliki meteran listrik. Untuk penerangan di dalam rumahnya, menurut Bang Pon, “lon cangkok dari rumoh mertua (arus listrik dari rumah mertua)”.

Baca juga: Al-Walid MZ, Anak Berprestasi Mengharumkan Aceh, Ayahnya Bilang ‘Rumoh Meulestrek Golom Na’

“Arus listrik dari rumah mertua sudah lama saya pakai, sejak 2014. Saya bangun rumah ini sejak tahun 2013, termasuk dengan uang yang didapatkan anak saya hasil ikut lomba-lomba baik di tingkat daerah maupun nasional. Karena saya memang tidak ada pekerjaan tetap yang menghasilkan uang dengan jumlah banyak,” kata Bang Pon saat berbincang dengan Mukhtar Juned, Senin (11/10) siang.

(Tim YBM PLN UIW Aceh berbincang dengan Munazir Umar (Bang Pon) dan Maryana, disaksikan mertua Bang Pon. Foto: Istimewa)

Bang Pon mengaku membangun rumah berukuran 7×9 meter itu di atas tanah pemberian mertuanya. Sebelum memiliki rumah tersebut, dia bersama istrinya tinggal di gubuk kecil dekat meunasah (surau) gampong.

“Alhamdulillah, sekarang saya sudah punya rumah berkat capaian prestasi anak-anak (Al-Walid dan Kamal Kharazi). Keduanya memang punya potensi dan sudah banyak prestasi, hasil dari itulah saya bangun rumah secara bertahap. Anak saya yang membangun rumah, tidak ada bantuan pemerintah,” ungkap Bang Pon.

Bang Pon mengucapkan terima kasih kepada pihak PLN yang sengaja berkunjung untuk melihat langsung kondisi rumahnya. “Mudah-mudahan ke depan saya bisa memiliki meteran listrik pribadi,” ucapnya.

Ketua Yayasan Baitul Mal PLN UIW Aceh, Muhammad Rizal, melalui Mukhtar Juned sebagai tim YBM PLN UIW Aceh, mengatakan setelah dilakukan survei memang tidak ada meteran listrik di rumah tersebut. Selama ini, Bang Pon memakai arus listrik dari rumah mertuanya. Sehingga rumah Bang Pon sebagai tempat dia membesarkan anak-anaknya yang berprestasi, tidak dapat menggunakan listrik secara maksimal.

“Karena di rumah itu (rumah mertua Bang Pon) menggunakan daya listrik dua ampere. Dan rumah tersebut melayani arus untuk dua rumah. Sementara di rumah Pak Munazir (Bang Pon) daya listrik itu juga digunakan untuk pengajian anak-anak. Jadi, wajar kita bantu. Insya Allah, kami dari YBM PLN UIW Aceh yang akan membantu pemasangan meteran listrik dengan daya empat ampere di rumah beliau (Bang Pon),” kata Mukhtar Juned akrab disapa MJ kepada portalsatu.com.

Menurut MJ, YBM ini mengumpulkan dana dari zakat pegawai PLN di seluruh Aceh. “Itulah nanti yang akan membantu pemasangan listrik di rumah tersebut sampai selesai. Nanti juga ada tim survei untuk mengecek di lapangan terkait pemasangan instalasi, sketsa situasinya, dan nomor kontrak terdekat. Itu akan disurvei oleh tim teknik dari segi kelayakannya”.

“Setelah keluar hasil survei, baru kita melanjutkan dengan pemasangan instalasi sampai selesai. Insya Allah, dalam pekan ini kelar. Hasil survei sementara di lapangan hari ini (Senin), kalau saya melihat layak kita bantu dengan daya empat ampere,” tambah MJ.

(Foto: Istimewa)[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya