LHOKSUKON – Seorang balita perempuan berusia 2,5 tahun asal Gampong Ulee Tanoh, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara dibawa ke UGD Puskesmas Lhoksukon dalam kondisi pucat pasi dan mengeluarkan darah di bagian alat kelamin (vagina-red), Selasa 9 Februari 2016. Belakangan diketahui ternyata ada lintah seukuran kelingking orang dewasa.
Kepala Puskesmas Lhoksukon, dr Lukman MN kepada portalsatu.com membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan, lintah yang sudah gemuk itu berhasil dikeluarkan Kepala UGD, Aziman tadi pagi (Selasa). Setelah dilakukan observasi selama dua jam, balita itu diizinkan dibawa pulang ke rumahnya.
“Menurut keterangan ibunya, bocah itu mengeluhkan sakit di bagian vagina dan mengeluarkan darah. Saat diperiksa petugas UGD, terlihat ekor Lintah berwarna hitam menyembul dari dalam vagina. Setelah dijepit dengan alat, akhirnya lintah itu berhasil dikeluarkan,” ujarnya.
Ia menyebutkan, lintah itu masuk saat balita tersebut mandi air banjir. Kemungkinan besar lintah merayap dari paha lalu masuk ke vagina.
“Selama musim hujan dan banjir saat ini para orang tua harus lebih waspada menjaga anak-anaknya, khususnya yang masih balita. Jangan biarkan mereka mandi atau bermain bebas di banjir karena di dalam air itu bisa terdapat binatang apa saja. Banjir juga rentan akan penyakit kulit (gatal-gatal) dan diare. Untuk itu jagalah kesehatan diri sendiri dan keluarga,” kata dr Lukman.[](tyb)


