JAKARTA – Bupati Aceh Tengah Nasaruddin menemui Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Kamaruddin Amin untuk menindaklanjuti upaya percepatan alih status STAIN Gajah Putih menjadi IAIN. Dalam pertemuan di Kantor Kemenag RI, Jakarta, Senin, 20 Maret 2017, Nasaruddin didampingi Ketua STAIN Gajah Putih, Zulkarnain.

Nasaruddin mengatakan, masuknya STAIN Gajah Putih dalam peningkatan status yang sedang diusulkan terus diupayakan, mengingat kebutuhan masyarakat di wilayah tengah Aceh tersebut. “Peningkatan status STAIN Gajah Putih menjadi IAIN memiliki urgensi dan dampak yang luar biasa bagi masyarakat dan kemajuan wilayah tengah Aceh,” ujar Nasaruddin, dikutip dari siaran pers diterima portalsatu.com.

Sebelumnya, Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama RI, Prof. Nizar ketika berkunjung ke Takengon, 14 Maret lalu, mengatakan, masuknya STAIN Gajah Putih dalam usulan prioritas menjadi IAIN sangat logis karena satu-satunya perguruan tinggi negeri di wilayah tengah Aceh.

“Kalau di pulau Jawa ada  satu provinsi bisa punya empat IAIN, jadi wajar jika STAIN Gajah Putih di wilayah tengah Aceh diprioritaskan menjadi secepatnya menjadi IAIN, ” ujarnya waktu itu.

Nizar mengakui senang jika hal tersebut terwujud, karena menunjukkan bagian dari kontribusi Kementerian Agama yang besar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Bahkan, Nizar menyatakan belum merasa puas jika STAIN Gajah Putih nantinya berhenti pada status IAIN, tetapi diharapkan lebih dari itu. “Saya tidak puas hanya sampai IAIN, peningkatan status STAIN Gajah Putih harus sampai menjadi universitas,” kata Nizar. [](rel)