LANGSA – Puluhan scholarship hunter (sebutan untuk para pencari beasiswa) yang berasal dari berbagai latar belakang di Kota Langsa menghadiri Talkshow Beasiswa bertema Secrets to winning scholarship, di Kick Kopi Kota Langsa, pengujung Desember 2019 lalu.

Pembicara utama dalam talkshow ini adalah Dr. Iskandar Abdul Samad, M.A., trainer nasional yang juga staf pengajar di FKIP Bahasa Inggris Unsyiah. Alumni University of New England, Australia, ini dalam paparannya menyebutkan bahwa ada delapan beasiswa yang dapat dimanfaatkan para scholarship hunters untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Empat beasiswa pemerintah Australia dan empat beasiswa dari pemerintah Indonesia. 

Keempat beasiswa Pemerintah Australia yaitu Australian Awards Indonesia, Australia APEC Women in Research Fellowship, Australian Government Research Training Program dan Destination Australia. Sementara empat beasiswa Pemerintah Indonesia adalah LPDP, Dikti, Mora, dan BPSDM Aceh.

Pembicara lainnya, Khairatul Ulya, M.Ed., trainer nasional yang juga dosen IAIN Zawiyah Cot Kala dan alumni Deakin University. Dia memaparkan bahwa yang terpenting dalam melamar beasiswa ke Australia adalah persiapkan nilai IELTS yang tinggi, terkhusus nilai writing. 

Sebagai informasi, Khairatul Ulya merupakan salah satu alumni terbaik program LTAPT 2019. 

Tidak kalah menariknya, panitia juga mengundang Safrida, alumni Leeds University, Inggris, dan Rahmi alumni ICCR, India. Kedua audience ini diberikan waktu untuk berbagi pengalaman mereka menyelesaikan studi S2-nya di benua berbeda ini.  

Para peserta sangat antusias dalam mendengarkan materi yang disampaikan semua pembicara dalam diskusi yang dipandu moderator muda dan profesional Zulfikar dan Febri Taksi Elnanda.

Acara tersebut diinisiasi oleh alumni LTAPT 2019 bekerja sama dengan Rumoh Bahasa, MbaPratama, Lembaga Daun Pisang. 

LTAPT 2019 adalah program pelatihan bahasa yang dilaksanakan selama 3 bulan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh.

Alumni LTAPT 2019 yang diwakili Bang Zulfikar (Guru SMK di Langsa) dan Khairatul Ulya (Dosen Cot Kala Langsa) mengatakan kegiatan ini dilakukan dalam rangka membantu para pencari beasiswa untuk mendapatkan beasiswa yang mereka inginkan dari seluruh dunia. Sehingga nantinya mereka akan tahu apa yang harus dipersiapkan untuk mendapatkan beasiswa. 

Selain para scholarship hunter, acara ini juga dihadiri Ketua MPD Kota Langsa, Kepala Bidang Keolahragaan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Langsa, para dosen Universitas Samudera Langsa, IAIN Zawiyah Cot Kala, kepala sekolah SMA Cut Nyak Dhien, mereka sangat mengapresiasi dengan kegiatan yang telah dilakukan ini.

Di akhir session, Zulfikar dan Khairatul Ulya juga menjelaskan akan ada satu program terdekat yang akan dilakukan alumni LTAPT 2019 yaitu launching buku Persiapan Meraih IELTS yang tinggi. Buku ini merupakan kumpulan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan pada ujian IELTS yang ditulis 25 alumni berasal dari berbagai institusi di Aceh seperti alumni Unsyiah, UIN Ar-Raniry, IAIN Cot Kala Langsa, Unimal, dan lainnya.[](rilis)