BLANGKEJEREN – Aliansi Mantan Gerakan Aceh Merdeka (AMGAM) Kabupaten Gayo Lues bersama enam lembaga lainnya menyurati Ketua Majelis Kehormatan DPRK (MKD) Gayo Lues terkait surat palsu usulan Pj. Bupati yang menggunakan kop surat DPRK. Melalui surat Nomor: 010/AMGAM-GL/IX/2022, tanggal 16 September 2022, itu mendesak MKD mengusut dan melaporkan kepada penegak hukum kasus surat palsu tersebut.
Surat tersebut ditandatangani Zakaria alias Zack Gayo, dan Suwardi alias Surya, Ketua dan Sekretaris AMGAM. Dalam surat itu disebutkan sehubungan dengan diterbitkannya surat palsu dengan kop surat DPRK Gayo Lues Nomor: 627 tahun 2022, tanggal 24 Juni 2022, Perihal: Usulan Penjabat Bupati Gayo Lues, yang ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri RI.
“Maka kami dari AMGAM mendesak Majelis Kehormatan DPRK Gayo Lues untuk mengusut dan melaporkan kepada Kepolisian RI,” bunyi surat itu.
AMGAM, kata Zack Gayo, menginginkan agar MKD dapat memenuhi permintaan itu untuk melaporkan dan mengusut kasus surat palsu tersebut. Sehingga pembuat surat palsu yang mengatasnamakan DPRK Gayo Lues tersebut bisa terungkap.
“Kami berharap kepada MKD agar mengusut masalah pemalsuan surat berkop DPRK ini, karena kami tidak ingin lembaga yang kita cintai ini dirusak namanya oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Apalagi merusak dua nama sekaligus yaitu nama Ketua DPRK dan nama salah satu calon Pj., yang diusul,” kata Zack Gayo, Senin, 19 September 2022, di kompleks kantor Bupati Gayo Lues.
Menurut Zack Gayo, seandainya surat itu benar atau asli, maka kenapa diterbitkan sebelum ada surat dari Mendagri tetang permintaan usulan tiga nama calon Pj. Bupati Gayo Lues.
Selain AMGAM, beberapa lembaga lain di Kabupaten Gayo Lues ikut menyurati MKD. Ada yang sudah menyerahkan surat dan ada juga yang sedang membuat surat.
“Surat desakan ini bukan hanya dilakukan oleh AMGAM, tetapi ada beberapa lembaga lain yang ikut menyurati MKD,” kata Zack Gayo.[](Anuar Syahadat)




