Apa yang kamu lakukan saat berusia 5 tahun? Menghabiskan waktu buat bermain, bermanja-manja dengan orang tua, atau sering kali mengganggu orang tua yang sedang bekerja? Masih ingatkah kamu apa saja hal berguna yang kamu lakukan saat usia 5 tahun? Sudahkah hatimu tergerak untuk membantu orang tua dan meringankan beban mereka saat itu?

Umumnya, anak-anak yang berusia di bawah 10 tahun khususnya anak yang masih berusia 5 tahun lebih banyak menghabiskan waktu mereka buat bermain. Anak-anak ini juga belum memiliki pemikiran untuk meringankan beban orang tuanya. Tapi tidak untuk anak bernama Yang Xiuxia asal China berikut ini.

Anak yang kini telah berusia 9 tahun ini telah membuat semua orang merasa tersentuh dan tergetar hatinya. Apa yang membuat kisahnya menyentuh hati? Yang adalah seorang anak yang penuh kesabaran, pekerja keras dan begitu mulia hatinya. Sejak usia 5 tahun, ia telah membantu sang nenek angkat yang bernama Huang Mengyi berjualan sayuran di tepi jalan di desa di mana ia tinggal yakni di Lianhu, Tiongkok, China.

Yang Xiuxia akrab dipanggil Mao Mao itu berjualan dari pagi hingga siang hari. Selain untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, aktivitas berjualan yang dilakukan Mao Mao ini juga bertujuan untuk menemukan orang tuanya. Dari keterangan nenek Huang, Mao Mao telah ditinggalkan orang tuanya saat usianya 1 bulan.

Huang mengungkapkan jika orang tua Mao Mao dulu adalah tetangganya. Pasangan tersebut merupakan imigran asal Sichuan. Suatu hari, pasangan tersebut meninggalkan tempat tinggalnya yang tak jauh dari rumah nenek Huang. Pasangan tersebut juga meninggalkan bayinya di depan rumah nenek Huang. Kemungkinan besar, pasangan tersebut meninggalkan bayinya karena sang bayi diketahui menderita pneuomia.

Dan sejak usia 5 tahun hingga saat ini, Mao Mao sedang mencari orang tuanya. Ia selalu berharap bahwa orang tuanya membeli sayur dagangannya dan membawanya pulang ke rumah mereka.

Di samping tempat berjualannya, Mao Mao memasang papan yang bertuliskan, “Ayah dan ibuku sayang, bagaimana kabar kalian? Tahun 2008 lalu aku sakit parah, kalian diam-diam meninggalkanku dan menempatkanku di depan rumah nenek Huang di tengah malam. Kini aku sudah sembuh ayah, ibu. Aku harap kalian menjemputku. Mengajakku pulang ke rumah. Aku rindu memiliki orang tua dan tinggal di rumahku sendiri. Aku rindu kalian ayah, ibu. Jika kalian tidak menjemputku, maka nenekku akan menyerahkanku ke pemerintah. Aku ingin tinggal bersama kalian”.

Tentu saja, kisah Mao Mao ini telah menyentuh dan menggetarkan hati semua orang. Tak hanya Mao Mao, semua orang kini juga berharap agar orang tuanya menjemputnya.[] Sumber: vemale.com/mogaznews.com