LEFKOSA, Republik Turki Siprus Utara – Nicos Anastasiades terpilih kembali menjadi pemimpin Siprus Yunani dalam putaran kedua pemilihan presiden pada Minggu.

Putaran pertama pemilihan presiden yang digelar 28 Januari lalu tak menghasilkan satu pun kandidat dengan batas limit 50 persen.

Anastasiades, yang didukung partai konservatif Rally Demokratik (DISI), berhasil mengumpulkan 56 persen suara, sedang Stavros Malas yang diusung partai komunis Partai Progresif Rakyat Bekerja (AKEL) beroleh 44 persen saja, menurut pendapat.

Jajak pendapat Siprus Yunani diadakan 7 Januari di Republik Turki Siprus Utara (TRNC), yang bersebelahan dengan Siprus Yunani di Pulau Mediterania Timur.

Perundingan damai dengan TRNC diperkirakan akan terus.

Cyprus terbelah sejak 1974, saat kudeta Cyprus Yunani menyusul kekerasan terhadap warga Turki terjadi, dan intervensi Ankara sebagai kekuatan penjamin.

Perdamaian Cyprus beberapa tahun terakhir, termasuk pemanasan terbaru Swiss dengan negara penjamin Turki, Yunani dan Inggris yang berakhir 2017.

Turki menyalahkan kekurangtegasan Siprus Yunani atas kegagalan perundingan tersebut. Sumber: anadoluagency