BLANGKEJEREN – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Gayo Lues mulai melakukan tahapan Pilkada tahun 2024. Mulai dari sosialisasi hingga perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).
Ketua KIP Gayo Lues, Khairuddin, S.Pd., Ahad, 5 Mei 2024, mengatakan anggaran Pilkada 2024 sudah 60 persen direalisasikan Pemerintah Daerah kepada KIP, dan 40 persen lagi akan dicairkan tahap kedua.
“Anggaran Pilkada Kabupaten Gayo Lues Rp18 miliar, saat pencairan pertama dari Pemerintah Daerah 60 persen, dan penarikan kedua nanti 40 persen. Saat ini baru pencairan pertama,” kata Khairuddin di Hotel Tawar Dinggin Bkangkejeren saat sosialisasi persyaratan calon bupati/wakil bupati perseorangan.
Khairuddin menjelaskan anggaran Pilkada Gayo Lues bukan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Bukan pula dari Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA), tetapi dari dana hibah Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.
“Peruntukan anggaran Rp18 miliar yaitu untuk honor penyelenggara sekitar Rp11 miliar, alat peraga kampanye, sosialisasi, dan pengadaan-pengadaan lainya seperti surat auara, serta perjalanan dinas,” ujarnya.
Pilkada 2024, kata Khairuddin, komisioner KIP juga tidak dibolehkan lagi menerima honor atau insentif ketika menjadi pemateri pada acara sosialisasi. Komisioner KIP hanya boleh menerima gaji dan anggaran perjalanan dinas.
“Kalau pilkada sebelumnya, ketika saya menjadi pemateri pada acara sosialisasi seperti ini, itu honornya setegah jam saja sudah Rp950 ribu. Tapi pilkada tahun ini, komisiner KIP tidak dibolehlan lagi menerima honor atau insentif dari kegiatan,” katanya.[]




