LHOKSUKON – Kabupaten Aceh Utara ikut berpartisipasi dalam Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VII yang akan berlangsung di Banda Aceh, 5 – 15 Agustus 2018 mendatang. Namun, Aceh Utara hanya akan mengikuti dua event, yaitu pawai budaya dan stan anjungan.
“Kita sudah siap, namun kita tidak ikut semua perlombaan, tapi untuk anjungan dan pameran atau pawai budaya kita sudah siap,” ujar Kabag Humas Setda Aceh Utara, T. Nadirsyah saat dihubungi portalsatu.com/, Senin, 30 Juli 2018.
Nadirsyah menyebutkan, kali ini seperti yang diketahui khalayak, Aceh Utara mengalami keterbatasan anggaran. “Hampir semua perlombaan kita tidak ikut, hanya ada pawai budaya dan stan anjungan, untuk tarian tidak ada”.
“Soal barang yang akan dipamerkan itu banyak, semuanya berhubungan dengan kebudayaan dan benda-benda peninggalan sejarah Islam,” katanya.
Nadirsyah menyebutkan, jumlah peserta yang akan dikirim untuk pawai budaya sekitar 50-an. Sementara untuk tim petugas sekitar 20 orang yang akan ditempatkan di dua titik, yaitu lokasi pameran kebudayaan Aceh di Taman Sulthanah Safiatuddin dan stan anjungan di Blang Padang.
Selain itu, kata Nadirsyah, ada sejumlah dinas di Kabupaten Aceh Utara yang terlibat dalam PKA-7. Di antaranya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Perkebunan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perindustrian dan Dinas Pariwisata.
“Soal outcome, mungkin kita tidak berharap banyak. Untuk kali ini yang terpenting partisipasinya. Pada PKA kali ini kita siap, hanya saja mungkin persiapannya kurang karena kita tidak ikut semua lomba,” pungkas T. Nadirsyah. []



