ACEH UTARA – Enam bulan pascabanjir bandang melanda Kabupaten Aceh Utara, keterbukaan informasi terkait dana bantuan dari pemerintah daerah (Pemda) lain masih menjadi sorotan. Hingga kini, Pemkab Aceh Utara belum memaparkan secara terbuka jumlah maupun rincian bantuan keuangan yang telah diterima melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Utara, Nazar Hidayat, saat dikonfirmasi portalsatu.com melalui WhatsApp, Kamis, 4 Juni 2026, tidak memberikan data dan mengarahkan kepada Juru Bicara Pemkab Aceh Utara, Muntasir Ramli.

“Data bantuan keuangan dari pihak lain sudah saya sampaikan ke Juru Bicara Pemda. Sesuai arahan informasi sebaiknya satu pintu. Sudah lengkap tadi saya laporkan,” kata Nazar.

Konfirmasi serupa kemudian diajukan kepada Jubir Pemkab Aceh Utara, Muntasir Ramli. Namun, rincian data bantuan yang dimaksud belum juga diberikan.

“Insya Allah, senin ta merempeuk beh sekaligus ta jawab pertanyaan nyan (Senin kita bertemu, ya, sekalian saya jawab pertanyaan itu),” ujar Muntasir.

[Jubir Pemkab Aceh Utara, Muntasir Ramli. Foto: Dokumen/istimewa]

Ketika diminta mengirimkan data tersebut terlebih dahulu melalui pesan WhatsApp, Muntasir belum memberikan tanggapan lanjutan.

Padahal sebelumnya, Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil akrab disapa Ayahwa, justru mengarahkan wartawan untuk menanyakan data tersebut kepada BPKD Aceh Utara.

“Jangan ditanya itu. Sudah saya bilang sebelumnya, coba ditanyakan sama Pak Nazar (Kepala BPKD Aceh Utara, Nazar Hidayat). Itu ada dari kabupaten mana saja semua tertera detail. Koordinasi terus dengan pihak keuangan, karena di sana mendetail sekali. Kalau saya sampaikan nanti dikhawatirkan ada yang keliru,” ujar Ayahwa usai pertemuan bersama insan pers di Oproom Kantor Bupati, Landing, Lhoksukon, Selasa (26/5/2026).

Baca Juga: Enam Bulan Pascabanjir Bandang, Pemkab Aceh Utara Belum Rincikan Dana Bantuan Daerah Lain.[]