IDI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky mengatakan, Pemerintah Aceh perlu berembuk bersama dengan beberapa stakeholder seperti pihak PT. Pertamina, Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), dan pihak terkait lainnya di bidang Migas serta melibatkan DPR Aceh untuk melakukan langkah-langkah selanjutnya berkenaan lokasi ledakan sumur minyak tersebut.
"Apakah tambang minyak rakyat ini dilokalisir (pembatasan tempat) oleh pemerintah, atau memang akan mendapat pendampingan dari pemerintah melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun lain sebagainya," ungkap Anggota DPRA Iskandar Usman Al-Farlaky, di RSUD dr Zubir Mahmud, kepada portalsatu.com/, Kamis 26 April 2018 sore.
Karena, menurut Iskandar hal itu perlu ditindaklanjuti bagaimana baiknya dalam menangani lokasi sumur minyak tersebut.
“Masyarakat di seputaran lokasi cukup trauma akibat peristiwa itu, tentunya kita berharap kepada warga setempat segera dapat tertangani dengan baik dari pemerintah. Diharapkan pula agar korban maupun keluarga korban tetap tabah dalam menghadapi musibah ini,” ujar Iskandar.[]
Penulis: Muhammad Fazil


