PRESIDEN Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim menyampaikan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad harus diberi ruang untuk memimpin pemerintahan selama jangka waktu yang telah disepakati, lansir Bernama pada Selasa.

Mahathir pada Minggu menegaskan dirinya harus memenuhi janjinya untuk hanya menjabat sebagai perdana menteri sementara meskipun ada seruan agar dia terus memegang jabatan sampai pemilihan umum berikutnya.

“Bertemu dengan PM @chedetofficial (Mahathir) selama satu jam. Tun M harus diberi ruang untuk memimpin pemerintahan selama jangka waktu yang kami sepakati,” cuit Anwar dalam akun Twitter-nya.

“Dia mendukung penuh Pakatan Harapan,” ujar dia.

Anwar juga mengungkapkan dia dan Mahathir telah menyetujui strategi yang sama dalam menghadapi Singapura soal sengketa wilayah.

Anwar juga menyetujui Mahathir untuk fokus pada ekonomi, terutama yang terkait kemiskinan.

Isu mengenai waktu Mahathir menjabat sebagai perdana menteri memanas dalam tubuh koalisi Pakatan Harapan.

Ketua Sekretariat Pakatan Harapan (PH) Saifuddin Abdullah menyatakan durasi Mahathir menjabat tidak pernah dibicarakan dalam musyawarah Majelis Presiden PH.

Menurut Saifuddin, Anwar Ibrahim hanya dapat menjadi perdana menteri setelah waktu menjabat Mahathir habis atau selama lima tahun penuh.

Partai Pribumi Bersatu Malaysia, pimpinan Mahathir, juga meminta Mahathir dapat menyelesaikan masa tugasnya sebagai perdana menteri.

Namun, Mahathir mengaku terikat dengan janji politik untuk jadi perdana menteri dalam waktu dua tahun.[] Sumber: anadoluagency