BANDA ACEH Ketua DPRK Banda Aceh Arif Fadillah mengapresiasi Wali Kota Aminullah Usman yang mengawali tugasnya dengan turun langsung ke beberapa lokasi untuk mengetahui permasalahan di kota ini. Akan tetapi, DPRK juga akan terus memantau dan mengawasi kinerja Wali Kota Banda Aceh yang baru itu.
“Itu bagus, ada gebrakan-gebrakan, ada manuver kerja yang luar biasa dengan meninjau Rumah Sakit Meuraksa, terus PDAM ditinjau. Itu merupakan satu terobosan dan harapan terbaru semakin jelas ya. Hal-hal tersebut kita apresiasikan langkah mereka yang luar biasa,” kata Arif Fadillah dihubungi portalsatu.com, Sabtu, 15 Juli 2017.
Aminullah Usman dan Zainal Arifin dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh, 7 Juli 2017. Keduanya kemudian langsung turun ke beberapa lokasi seperti RS Meuraksa, PDAM Tirta Daroy, Terminal Batoh, Terminal Lueng Bata, dan fasilitas umum lainnya.
“Jadi, harapan kita sama seperti seluruh warga Kota Banda Aceh terhadap era baru wali kota baru, apa yang menjadi harapan warga agar dapat diimplementasikan,” kata Arif.
“Kita berharap langkah-langkah awal yang dibangun, dan bagi saya sudah luar biasa. Kita berharap ada kontinuitasnya, itu tidak hanya bersifat sporadis atau insidentil (insidental/hanya pada kesempatan tertentu saja),” ujar dia lagi.
Arif menyebutkan, DPRK siap membantu setiap langkah yang akan diambil Pemko Banda Aceh untuk kepentingan masyarakat. “Kita dari DPRK Banda Aceh juga akan terus memantau dan mengawasi sesuai dengan tugas dan fungsi kita,” katanya.
“Bila ada hal atau titik lemah yang memang kita rasakan butuh bantuan ya kita support. Agar yang paling utama adalah andilnya pemerintahan dalam tatanan kehidupan di Kota Banda Aceh,” ujar Arif.[]



