BANDA ACEH – Sesepuh Ormas Muhammaddiyah, Prof Dr H Amien Rais, mengunjungi Dayah Pesantren Baitul Arqam, di Gampong Tampok Blang, Mukim Sibreh, Kecamatan Suka Makmur, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu, 15 Juli 2017.

Dalam kunjungan yang berlangsung selama sekira tiga puluh menit tersebut, tokoh reformasi Republik Indonesia 1998 ini terlihat berkomunikasi aktif dengan para murid MTs dan MA di sana. Dia meminta kepada para murid secara acak, siapa saja yang dapat menjawab pertanyaan yang diajukannya akan diberikan hadiah.

“Siapa bisa menghafal surat Annaba?” Tanya Amien, yang pernah menjadi Ketua MPR RI.

Seorang murid laki-laki menyanggupi tantangan tersebut. Lalu Amien memanggilnya, untuk diberikan hadiah. Kemudian, ia melanjutkan dengan menguji para murid dengan hafalan surat yang lain. Seorang murid perempuan menyanggupinya, dan ia memberikannya hadiah.

Setelah itu, Amien melanjutkan dengan beberapa pertanyaan seperti tentang nabi ulul azmi dan malaikat dan tugasnya. Beberapa orang murid menyanggupi tantangan tersebut, dan mereka semua diberikan hadiah berupa uang tunai oleh Amien Rais.

Setelah itu, Amien Rais dan rombongan meninggalkan Dayah Pesantren Baitul Arqam, menuju Bandara Sultan Iskandar Muda di Blang Bintang.

Direktur Baitul Arqam Aceh, H Zul Anshari, Lc, mengatakan, Amien Rais datang lebih cepat lima belas menit ke dayah tersebut, dan berada di sana lebih lama.

“Beliau dijadwalkan dua puluh menit saja di sini sebelum berangkat pulang, tapi alhamdulillah, ternyata sampai setengah jam. Sebelumnya beliau menghadiri acara kebangsaan dan keummatan di Unmuha Convention Center Ahmad Dahlan, kampus Universitas Muhammaddiyah Aceh,” kata Zul Anshari.

Acara di Dayah Pesantren Baitul Arqam ini dihadiri juga oleh Asrizal H Asnawi, anggota DPR Aceh dari PAN.

Sebagaimana diketahui, dalam laman baitularqam.sch.id, disebutkan, Dayah Pesantren Baitul Arqam didirikan pada tahun 2012 oleh Ormas Muhammadiyah Aceh. Lembaga pendidikan Islam ini menyelenggarakan pendidikan tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) pada tahun 2012, dan melanjutkan pengembangan tingkat Madrasah Aliyah (MA) pada tahun 2015. Sementara, Dayah Pesantren Baitul Arqam menerima santri.

Dayah Pesantren Baitul Arqam merupakan sebuah lembaga pendidikan Islam yang mendidik, membina dan membentuk generasi muda Islam agar dapat menjadi kader-kader dakwah Islam di masa depan. Nama “Baitul Arqam” diteladani dari semangat Rasullullah yang memulai dakwahnya dari rumah Arqam bin Abi Arqam.

Awal mulanya, area komplek Dayah Pesantren Baitul Arqam yang dibangun di atas tanah seluas 2 hektar ini merupakan Pusat Pengasuhan/Pembinaan anak-anak kerjasama Muhammadiyah dengan Youth of The Street Overseas Realief Fund Australia.[]