BANDA ACEH – Armaya Surya resmi menjabat sebagai Geuchik Gampông Punge Blang Cut periode 2017-2023. Ia dilantik sebagai Geuchik definitif menggantikan Pj. Geuchik T. Murdani berdasarkan Keputusan Wali Kota Banda Aceh Nomor 276 Tahun 2017.

Proses pengambilan sumpah jabatan, pelantikan, serta penyematan tanda pangkat dan jabatan dipimpin oleh Camat Jaya Baru Saiful Azhar atas nama Wali Kota Banda Aceh, Selasa (20/6/2017) di Masjid Subulussalam, gampông setempat.

Turut hadir pada kesempatan itu Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, Ketua DPRK Arif Fadillah, unsur Muspika Jaya Baru, tokoh masyarakat, dan seratusan warga Punge Blang Cut.

Dalam sambutannya, Wali Kota Illiza berharap pelantikan geuchik yang digelar dalam bulan suci Ramadan ini dapat menjadi rahmat bagi seluruh warga gampông. “Pemilihan geuchik beberapa waktu yang lalu hanyalah proses demokrasi. Tidak ada pihak yang menang maupun kalah, karena yang menang adalah seluruh masyarakat Gampông Punge Blang Cut.”

“Kami pun berharap kepada seluruh warga Gampông Punge Blang Cut untuk dapat menjadikan momentum pelantikan geuchik ini sebagai pemersatu  masyarakat tanpa memandang perbedaan yang terjadi sebelum masa pemilihan geuchik beberapa waktu yang lalu.”

Apalagi, kata Illiza, Gampông Punge Blang Cut merupakan kawasan wisata edukasi tsunami PLTD Kapal Apung. “Tentu saja dibutuhkan kekompakan dari seluruh warga gampông sehingga berbagai peluang untuk memajukan pariwisata di gampông ini dapat diwujudkan,” sambungnya.

Ia juga mengingatkan beberapa hal penting yang mesti dirampungkan segera oleh geuchik dan aparaturnya dalam waktu dekat, di antaranya dokumen RPJMG yang menjadi salah satu syarat pencairan dana desa, dan juga RAPBG.

“Sebagaimana yang diberitakan media massa pada bulan yang lalu, banyak aparatur gampông yang belum gajian. Sebagaimana mekanismenya, gaji aparatur gampông sudah dialokasikan dalam APBG. Jadi, kalau APBG rampung tentu gaji sudah dapat dibayarkan di masing-masing gampông,” pungkasnya.[] (*sar)