BLANGKEJEREN – Ketua Komisi I DPRK Gayo Lues, H. Ibnu Hasim, mendesak PT Hutama Karya (HK) segera menuntaskan perbaikan jalan longsor dan amblas di jalan lintas nasional Gayo Lues-Agara. Desakan itu disampaikan lantaran sudah lebih sebulan longsor terjadi, keadaan jalan masih sangat darurat.
“Kondisi Kabupaten Gayo Lues saat ini sedang tidak baik-baik saja, karena jalan lintas nasional yang menghubungkan Gayo Lues-Aceh Tenggara belum bisa dilintasi kendaraan pengangkut BBM, LPG, dan kebutuhan pokok. Sehingga harga barang di pusat Gayo Lues mengalami lonjakan,” kata H. Ibnu Hasim, Sabtu, 3 Januari 2026 melalui pesan Whatsapp.
Ibnu Hasim mendesak PT HK segera memobilisasi alat berat ke jalan lintas Gayo Lues-Agara untuk mempercepat proses perbaikan jalan yang longsor dan amblas.
“Jalan Gayo Lues-Aceh Tenggara merupakan urat nadi warga Gayo Lues. Jika jalan itu tidak segera diperbaiki dengan bagus, maka akan mempengaruhi terhambatnya pembangunan Hunian Sementara korban banjir, karena bahan-bahan dan peralatan yang diperlukan tidak dapat dimobilisasi ke Gayo Lues,” ujar kader Partai Demokrat itu.
Sementara jalan lintas provinsi yang menghubungkan Gayo Lues-Abdya yang saat ini bisa dilintasi kendaraan sangat terbatas kapasitas muatannya. Jalan itu tidak bisa diandalkan karena bentuk sangat curam dan kurang pemeliharaan sejak tiga tahun terakhir.
Masyarakat Gayo Lues juga meminta kepada Presiden RI agar menegur dan menginstruksikan kepada PT HK segera memobilisasi alat berat, sehingga jalan lintas nasional Gayo Lues-Agara bisa segera dilintasi kendaraan.
“Alat berat yang mengerjakan jalan longsor di jalan Gayo Lues-Agara sangat minim, bahkan sering terlihat tidak bekerja. Mungkin penyebabnya karena PT HK hanya memanfaatkan alat berat warga lokal,” kata Idin, salah seorang warga Gayo Lues yang baru-baru ini melintasi jalan Gayo Lues-Agara.[]




