LHOKSEUMAWE – Atlet asal Kota Lhokseumawe memperkuat Tim PON Drum Band Aceh dan meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara tahun 2024. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi daerah, menunjukkan kemampuan dan dedikasi para atlet di tingkat nasional.
Medali emas diraih dalam mata lomba LBJP Campuran 800 meter, menegaskan performa luar biasa tim selama kompetisi. Selain itu, tim juga berhasil meraih medali perak dalam mata lomba LBJP Campuran 600 meter dan medali perunggu dalam mata lomba LBJP 800 meter putra, 9 September 2024.
Manager Drum Band Aceh, Muhammad Fauzansyah, S.STP., M.Ec.Dev., yang berasal dari Lhokseumawe, menjelaskan tim ini terdiri dari 22 atlet dan 4 pelatih. Di antara mereka terdapat 6 atlet dari Marching Band Pocut Meurah Intan, binaan Pemerintah Kota Lhokseumawe di bawah Ainal Mardhiah, S.Sos. Atlet yang berkontribusi pada prestasi ini Faza Azima, Giesca Putri Sadewi, Mauliza, Mulyana Putri, M. Syaimadzar Syarief, dan Irzam Agustian. Budi Faisal, A.Md.Ak., berperan sebagai pelatih.
Penjabat Wali Kota Lhokseumawe, A. Hanan, memberikan apresiasi tinggi kepada tim Drum Band Aceh. “Kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh atlet asal Lhokseumawe yang memperkuat tim PON Drum Band Aceh. Medali emas ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi yang tinggi. Kami berharap prestasi ini dapat memotivasi lebih banyak atlet dari Lhokseumawe dan Aceh untuk berprestasi di tingkat nasional.”
Hanan menekankan pentingnya dukungan untuk pengembangan olahraga di daerah. “Dengan dukungan yang tepat, saya yakin tim ini akan terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi di masa depan,” ujarnya.
Dengan semangat yang terus membara, tim Drum Band Aceh berharap dapat meraih lebih banyak medali dalam kompetisi yang masih berlangsung. Mereka optimis untuk menghadapi pertandingan selanjutnya dan bertekad untuk mempersembahkan yang terbaik bagi Provinsi Aceh.[](*)




